Kedua Gadis Ini Disebut Sebagai Pemilik Nama Terpanjang dan Terpendek

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa nama adalah sebuah karya orangtua yang sudah disematkan juga dengan doa, berharap sang anak akan menjadi anak yang sesuai diharapkan mereka. Selain itu banyak orangtua yang sangat berhati-hati sekali pada saat memilihkan nama untuk anak mereka. Bahkan sampai-sampai melihat buku nama-nama yang baik ataupun brosing di internet.

Mungkin hal seperti itu hanya akan dilakukan oleh orangtua zaman sekarang. Tapi jika orangtua zaman dulu hanya memberikan nama anaknya sekedernya saja, tidak lebay seperti orangtua zaman sekarang. Yang penting doa yang mereka panjatkan untuk anak mereka saja yang tak bisa dilupakan.

Bisa kita lihat nama-nama anak jaman sekarang, sungguh unik-unik dan bagus. Jika dahulu nama yang terkenal misalnya, Painem, Juminem, Tarjok dan banyak lagi deh. Namun saat ini kita tidak akan menemui nama anak-anak yang seperti tersebut, nama nenek-nenek mungkin banyak, hehe.

Nah, saat ini mungkin kebanyakan nama anak-anak diadopsi dari beberapa bahasa, seperti Gempita Noura Marten, dimana artinya Gempita adalah menyenangkan, dimana si orangtua berharap anaknya akan menjadi anak yang meyenangkan dan selalu happy, sementara Noura artinya dihormati, sehingga ketika sianak beranjak membesar akan menjadi anak yang dihormati oleh banyak orang. Nama ujungnya Marten adalah nama keluarga. Nah, saat ini mungkin banyak nama seperti ini kita temui. Selalu menggunakan nama tiga suku kata dan biasanya nama belakangannya diisi oleh nama keluarga besar.

Akan tetapi jika kita berfikir bahwa semua orang tua zaman sekarang memberi nama dengan berfikir keras, mungkin tidak berlaku dengan orangtua dari kedua anak yang satu ini. Pasalnya mereka berdua memiliki nama yang sangat unik, yang satunya memiliki nama terlalu pendek dan yang satu lagi memiliki nama sangat panjang.

Apa Itu “Nama”?

Memiliki sebuah nama adalah sebuah identitas bagi semua orang, selain itu juga pengertian sebuah nama yaitu sebuah sebutan atau label yang diberikan kepada benda, manusia, tempat, produk (misalnya merek produk) dan bahkan gagasan atau konsep, yang biasanya digunakan untuk membedakan satu sama lain. Nama dapat dipakai untuk mengenali sekelompok atau hanya sebuah benda dalam konteks yang unik mapun yang diberikan.

Biasanya nama manusia akan terbagi menjadi dalam nama depan, nama belakang (yang biasanya disematkan nama keluarganya) misalnya seperti Afif Nasution, Afif adalah nama depan sementara Nasution adalah nama keluarga alias marganya. Namun tak semua orang yang menggunakan konsep penamaan seperti itu, pasalnya mereka memiliki budaya yang berbeda.

Nama Terpendek di Indonesia

Banyak orangtua yang sudah mempersiapkan nama anaknya dari sejak masih diusia kandungan yang terbilang masih mudah. Antusias memberi nama itu mungkin paling dirasakan bagi para ibu muda yang baru pertama kalinya mengandung. Banyak refrensi yang mereka lihat untuk memberi nama anak mereka. Misalnya seperti dari buku, kitab suci dan juga internet.

Namun belakangan ini di Indonesia banyak digemparkan dengan nama-nama yang aneh misalnya nama Tuhan, Saiton dan sampai Ansy Go To School. Dan saat ini nama orang Indonesia yang satu ini nggak kalah uniknya, pasalnya nama yang dimiliki anak ini sangatlah minim sekali karena hanya terdiri dari satu huruf saja, yakni “D”, lucu bukan? Kenapa bisa sependek ini ya?

Anak perempuan yang memiliki nama sangat irit ini merupakan seorang siswa di sekolah menengah di daerah Pamelang, Jawa Tengah. Bahkan sangkin pendeknya nama yang ia miliki, sampai-sampai ia diyakini sebagai orang yang memiliki nama paling pendek di dunia, pasalnya namanya hayalah huruf “D”.

Saat ini usia D 15 tahun, mencuatnya namanya menjadi nama terpendek pasalnya ia berfoto dengan menunjukan sebuah catatan sekolah yang menampilkan namanya. Hal tersebut ia tunjukan pasalnya sebagai siswa yang baru menginjak usia 15 tahun tentunya D belum memiliki kartu identitas.

Ternyata dibalik namanya yang pendek itu tersimpan sebuah cerita, dimana pengakuan ayahnya sendiri yang mengatakan bahwa ia memberikan nama anaknya D pasalnya gadis berusia 15 tahun itu lahirnya sangat cepat. Terlahir sebagai anak keempat, sehingga membuat ayahnya memberi namanya dengan huruf D, sesuai dengan urutannya sebagai anak keempat, duhh ada ajaya ayahnya.

Di beri nama huruf D sesuai dengan urutannya sebagai anak keempat, ternyata tidak semua anak dari ayahnya yang diberi nama sangat pendek. Kakak-kakaknya yang sebelumnya malah memiliki nama yang normal seperti nama anak pada umumnya,

Meski memiliki nama yang singkat, D tidak pernah yang namanya berkecil hati. Ia juga tidak pernah menghiraukan prihal nama yang diberikan ayahnya tersebut. Malah ia mengatakan “Saya merasa senang meski pun nama saya unik dan teman yang lain sudah biasa memanggil saya D,” katanya.

Nama Terpanjang di Indonesia

Jika tadi D memang diberi nama oleh orangtuanya pasalnya ia lahir terlalu cepat. Namun berbanding terbalik dengan yang satu ini. Gadis yang bersekolah di SMK 2 Yogyakarta ini ternyata memiliki nama teerpanjang di Nusantara. Nama yang ia miliki yakni, Aiwinur Siti Diah Ayu Mega Ningrum Dwi Pangestuti Lestasi Endang Pamikasih Sri Kumala Sari Dewi Puspita Anggraini, busyet itu nama apa rel kereta api yak! Saking panjangnya, nama si gadis disingkat dengan Y di kartu tanda pengenal miliknya, seperti di KTP dan SIM.

Dengan diberikan nama Y saja, sontak hal tersebut menjadi hal yang sangat menarik dan menjadi bahan perbincangan yang hangat di Indonesia. Y, gadis yang lahir pada saat 7 Desember 1997 ini sempat bertanya dengan ayahnya, Slamet Sugino, mengenai pemberian nama itu. Menurut sang ayah, ia memberikan nama anaknya seperti itu, pasalnya itu adalah nama yang unik dan berbeda dari yang lain.

Aneh banget ya nama-nama tersebut, tapi yang harus kita syukuri sebagai pemilik nama. Kita harus menerimanya pasalnya itu adalah pemberian dari orang tua kita. Jadi jangan pernah menyia-nyiakan pemberiannya, khususnya sebuah nama.