Bakal Kangen, Jam Big Ben Akan Berhenti Berdentang Selama 4 Tahun

Mungkin kita semua pastinya familiar dengan jam rasaksa yang satu ini, bukan jam gadang lho ya! Tapi jam Big Ben yang ada di Inggris. Jika selama ini warga Inggris selalu mendengar dentuman jam ini setiap harinya. Namun dari mulai Senin 14 Agustus 2017 hingga empat tahun yang akan datang nanti warga Inggris akan kehilangan suara lonceng jam rasaksa ini. Pasalnya lonceng jam yang sudah menemani warga Inggris selama hampir 157 tahun terakhir ini akan membisu selam empat tahun.

Berhentinya jam rasaksa ini turut disaksikan oleh seluruh warga Inggris, mereka berkumpul di halaman Westminster Palace untuk mendengarkan dentang bel terakhir dari Big Ben. Mereka melepas kepergian suara bel yang begitu familiar bagi warga Inggris ini dengan berdiri di luar dan secara khusyuk mendengarkan dentang terakhir jam yang berada di tengah Kota London ini.

Penghentian bunyi jam ini disebabkan oleh pembersihan jam agar semakin terjaga. Jika biasanya setiap acara-acara penting, seperti tahun baru. Jam ini akan berdentang dengan suara khasnya. Namun semenjak perenovasi jam ini, semua acara-acara penting tersebut akan diganti dengan dentangan bel yang ada di Menara Big Ben.

Jam Big Ben

Jam ini memang benar-benar berukuran sangat besar. Bentuknya yang seperti menara jam ini terletak di Istana Westminster, London, Britania Raya. Secara resmi menara ini diberi nama Elizabeth Tower, bertepatan dengan pesta 60 tahun Ratu Elizabeth II memimpin Britania Raya dan Wilayah Persemakmuran. Big Ben selesai dibangun pada tahun 1858 dan pada tanggal 31 Mei 2009 menara ini tepat berusia 150 tahun.

Menara ini merupakan sebagian dari rencana pembangunan istana baru oleh Charles Barry, setelah istana Westminster yang lama dihancurkan akibat dari kebakaran pada malam 22 Oktober 1834. Menara dengan tinggi 96.3 meter (316 kaki) ini memiliki desain Gothik Victoria. Tepat 61 meter dibagian bawah jam ini terbuat dari bata yang dilapisi oleh batu. Sementara puncak menaranya ditopang oleh rangka besi yang terbuat dari lelehan besi.

Menara yang dibangun diatas tanah yang berukuran 15 meter kali 15 meter meiliki fondasi yang terbuat dari beton setebal 3 meter (9 kaki), pada kedalaman 4 meter (13 kaki) di bawah permukaan. Semua sisi jam tingginya 55 meter (180 kaki) dari atas tanah. Namun seiring berjalannya waktu struktur tanah di Big Ben mengalami perubahan , oleh sebabnya membuat bangunan Big Ben sedikit miring ke barat laut kurang lebih 220 milimeter (8.66 inci), menara ini miring setiap tahun sebanyak beberapa milimeter ke arah timur dan barat dikarenakan efek thermal.

Jam yang di desain oleh seorang pengacara dan horologis amatir Edmund Beckett Denison dan George Airy, seorang Astronom kerajaan ini merupakan jam yang terkenal karena ketepatannya. Jam ini selesai dibuat oleh Edward John Dent pada tahun 1854, namun menaranya belum sepenuhnya siap hingga sampai tahun 1859.

Kerusakan Yang Pernah Dialami

Setelah menemani warga London hingga 150 tahun, tidak mungkin jam ini tidak pernah mengalami kerusakan. Dan berikut ini adalah kerusakan yang terjadi selama jam Big Ben berdetak.

  • Tahun Baru 1962

Jam ini pernah mengalami perlambatan karena salju dan es yang menutupi lengan panjang jam, menyebabkan bandul terlepas dari tempatnya, untuk mencegah kerusakan serius, bandul ini diayunkan lagi sehingga jam ini berdentang 10 menit kemudian.

  • 5 Agustus 1976

Kerusakan pertama dan terbesar. Bagian dari lonceng hancur karena logam yang sudah tua. Big Ben berhenti selama 9 bulan dan 26 hari – jam ini akhirnya berbunyi kembali pada tanggal 9 Mei 1977, ini adalah kerusakan terlama sejak pembangunannya. Sehingga BBC Radio 4 harus memberi tanda waktu dengan suara “pip”. Musim kemarau 1976 sangat panjang dan panas di Britania dan mungkin merupakan penyebab rusaknya jam.

  • 30 April 199

(sehari sebelum pemilu) terhenti.

  • Jumat, 27 Mei 2005

Jam berhenti pada pukul 10:07 malam waktu setempat, kemungkinan berhenti karena cuaca panas (temperatur di London saat itu mencapai 31.8 °C (90 °F). Jam ini akhirnya berjalan lagi, namun berhenti kembali pada 10:20 malam waktu setempat dan berhenti selama 90 menit sampai akhirnya berjalan kembali.

  • 29 Oktober 2005

Dihentikan selama 33 jam sehingga jam dan loncengnya beristirahat. Ini adalah pemberhentian terlama selama kurun waktu 22 tahun.

  • 7:00 pagi 5 Juni 2006

Lonceng “Quarter Bells” dikeluarkan selama empat minggu karena rusak dimakan waktudan harus diperbaiki sehingga BBC Radio 4 memberi suara waktu dengan suara burung diikuti dengan suara “pip”.

Akan Bungkam Selama 4 Tahun

Akibat dari berhentinya jam kebanggaan Inggris ini berdentang tentunya membuat semua warganya merasa kehilangan. Pasalnya setiap jam selam 150 tahun lebih jam ini berdentang menemani warga di negara tersebut. Oleh karena itu momen terakhir kalinya jam ini berdentang sangat membuat warga Inggris kususnya di London bersedih.

Jam yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Inggris dan bahkan menjadi ikon negara tersebut harus berhenti berdentang dalam kurun waktu yang cukup lama. Hal tersebut disebabkan karena jam ini akan menjalani tahap renovasi. Tak hanya memakan waktu yang cukup lama, namun dalam hal renovasi ini memakan biaya sampai 29 juta poundsterling.

Tentunya keputusan untuk menghentikan dentangan jam ini membuat banyak masyarakat protes dan bahakan tidak setuju. Tak hanya masyarakat saja, bahkan anggota parlemen Inggris, Perdana Menteri Inggris, Theresa May pun menolak rencana penghentian bel Big Ben ini. Namun menurut anggota Lembaga Perwakilan Rakyat Inggris, pekerja tidak akan dapat merenovasi Big Ben dengan aman jika lonceng Big Ben yang besar itu tetap berdentang secara reguler. Maka demi alasan keamanan dan kelancaran renovasi Big Ben, jam tua ikonik ini harus berhenti beroperasi selama proses renovasi.

Memang sebelumnya jam ini pernah mengalami penghentian, akan tetapi bisa dibilang jika saat inilah penghentian lonceng jam Big Ben yang paling lama.

Hmm, pasti banyak yang akan merindukan dentangan lonceng jam Big Ben ini.