Inilah, Headset Daydream Dengan Berbagai Kemampuan

Siapa sih yang tidak kenal headset? Pastinya kenal dong. Headset bukanlah sesuatu yang baru lagi, hampir setiap pengguna handphone ataupun komputer mempunyai benda tersebut. Seperti yang kita tau, headset merupakan alat bantu yang digunakan untuk mendengar musik ataupun untuk sekedar melihat vidio. Headset hanya sebagai perangkat bantu yang tidak mempunyai fungsi jika tidak ada perangkat pendukungnya. Tapi apakah anda pernah berfikir kalau seandainya headset dapat digunakan tanpa perangkat pendukung? pertanyaan ini akan dijawab di bawah ini.

Headset Daydream Google baru tidak lagi membutuhkan telepon pendamping

Google sedang mengembangkan headset realitas virtual tanpa kabel yang tidak memerlukan telepon pendamping atau komputer pribadi. Headset baru ini memiliki pelacakan posisi, yang mengenali gerakan saat orang berjalan-jalan.
Ini biasanya terbatas pada sistem high-end seperti Oculus Rift dari Facebook, karena sistem low-end seperti Google Cardboard hanya dapat mendeteksi orientasi kepala. Google mengumumkan rencananya di California pada hari Rabu di konferensi tahunan I / O untuk pengembangan aplikasi.

Pihak Google mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan Qualcomm untuk membuat desain referensi headset mandiri yang dapat digunakan oleh mitra sebagai denah untuk dibangun. HTC VIVE, pemimpin dalam ruang VR dan Lenovo, pemimpin dalam mobile dan komputasi, keduanya bekerja pada perangkat pertama yang datang akhir tahun ini. Harga untuk kedua perangkat ini belum diumumkan. Wakil presiden Google untuk VR Clay Bavor mengatakan bahwa mereka akan mengambil bagian terbaik dari smartphone VR dan menciptakan semacam perangkat dengan temuan yang lebih baik.

Langkah ini merupakan langkah signifikan dari antena Daydream Google saat ini, yang hanya merupakan wadah head-mounted untuk smartphone. Daydream terbuat dari kain dan harganya murah, hanya seharga £ 60 ($ 79), namun terhambat oleh sejumlah aplikasi yang kompatibel dan faktanya hanya bekerja dengan pixel ponsel Google. Bravor juga mengatakan bahwa headset baru yang akan dibuat akan berdiri sendiri dan memiliki sesuatu di dalamnya, tidak ada kabel, telepon dan pastinya juga tidak ada komputer.

Headset yang bisa melacak posisi

Ini memungkinkan Google dan pembuat perangkat keras lainnya mengoptimalkan sensor, optik dan display untuk realitas virtual. perangkat ini mampu mampu menampilkan “worldsense” pelacakan posisi, memberi peningkatan pelacak secara dramatis kepada pengguna. Sistem ini menggunakan ‘handful of sensors’ di dalam perangkat daripada mengandalkan kamera eksternal atau pengaturan. Ini memastikan ‘pandangan anda di dunia maya sesuai dengan kenyataan di dunia nyata dan membuat anda merasa benar-benar ada di sana’. Pembuatan headset akan dibuat dengan simplistic, ringan dan portable dengan pelacakan yang tepat. Ketika pembuatan headset daydream berbasis smartphone udah selesai, Google juga mengatakan bahwa ponsel andalan LG selanjutnya akan mendukung platform aslinya.

Samsung Galaxy S8 dan S8 + juga akan mengaplikasikan dukungan untuk daydream pada musim panas nanti. Pada konferensi I / O tahun ini, Google juga mengatakan bahwa bukan cuman headset VR baru saja yang akan di luncurkan. Perusahaan tersebut akan meluncurkan fitur rakitan baru untuk android termasuk aplikasi pengenalan gambar radikal yang menggunakan kamera untuk memberi titik fokus pada kamera. Disebut Google lensa, akan mampu melakukan segala sesuatu dari mengenali jenis bunga di taman untuk menerjemahkan daftar dalam bahasa asing.

Alat foto baru yang cerdas ini juga akan mengingatkan penggunanya untuk hal-hal sepel yang mungkin sering dilupakan seperti halnya untuk menbagikan foto yang baru diambil. Google foto juga akan menanyakan penggunanya foto mana yang akan dibagikan dan kepada siapa foto tersebut akan dibagikan. Perusahaan ini juga menerapkan sistem GPS baru yang mampu mengenali benda-benda yang ada di sekitar penggunanya untuk mengetahui keberadaan atau posisi anda dengan akurasi beberapa sentimeter. Perusahaan ini juga meluncurkan iOS persi baru sebagai wakil untuk iphone dengan menggunakan Siri, bersamaan dengan pembaruan pada speaker home yang mengubahnya menjadi telepon handsfree.

Lima pengumuman besar dari konferensi I / O Google

Google membuat sejumlah pengumuman besar di konferensi pengembang aplikasi I / O tahunan di California.

  1. Google Lens: Google meluncurkan rakitan fitur baru untuk Android termasuk aplikasi pengenal gambar radikal yang menggunakan kamera untuk memberi ‘titik fokus’ pada ponsel. Disebut Google Lens, ia akan bisa melakukan segala sesuatu dari mengenali spesies bunga di kebun untuk menerjemahkan daftar dalam bahasa asing.
  2. Alat foto pintar: Google mengatakan alat baru akan mendorong berbagi foto yang mungkin anda inginkan untuk dibagikan – namun lupa. Google Foto juga akan menyarankan foto mana yang akan dibagikan dan siapa yang akan dibagikan.
  3. Visual Positioning System (VPS): Google mengumumkan sistem bergaya GPS baru yang mengenali objek di sekitar anda untuk mengetahui dimana anda berada. Sistem ini memiliki akurasi beberapa sentimeter.
  4. Rumah Google yang lebih baik dan saingannya untuk Siri: Perusahaan ini juga meluncurkan versi iOS baru dari asisten cerdas untuk iPhone, menggunakan Siri, bersamaan dengan pembaruan pada speaker Home yang mengubahnya menjadi telepon handsfree.
  5. Headset Daydream mandiri: Google mengembangkan headset virtual reality tanpa kabel yang tidak memerlukan telepon pendamping atau komputer pribadi.

Itulah penjelas tentang pertanyaan yang mungkin tumbuh dibenak anda. Semoga apa yang dijelaskan merupaka jawaban yang tepat untuk hal tersebut.