Minim Lahan, 7 Vertikal Garden Ini Tampak Menakjubkan

Polusi yang dapat membuat udara menjadi rusak memang dapat diatasi dengan yang namanya penghijauan, ya walaupun tidak seutuhnya menghilangkan. Namun dengan adanya penghijauan setidaknya polusi akan sedikit berkurang terutama di lingkungan perkotaan.

Namun banyaknya keluhan atas minimnya lahan, terutama di jalur perkotaan yang mengakibatkan pembangunan jalur hijau maupun taman kota menjadi sulit untuk di wujudkan. Nah, dengan berbagai alasan lahan, kini telah tercipta kebun vertikal yang menjadi alternatif paling masuk akal. Tak hanya menyaring udara, kebun vertikal juga bisa menambah unsur artistik dari sebuah bangunan. Berikut ini adalah kebu vertikal yang paling indah yang pernah ada:

1. Santalaia, Kolombia

Edificio Santalaia adalah apartemen yang berada di Kolombia dan merupakan salah satu gedung apertemen yang memiliki taman vertikal dan bahkan yang paling besar di dunia. Seperti yang telah di lansir oleh laman Inhabitat, Santalaia memiliki taman vertikal seluas 3.100 meter persegi. Dibangun di tengah ibukota Kolombia, Bogota dengan serangkaian pilar yang tertutup vegetasi. Seluruhnya dipercantik dengan 115.000 tanaman dari 10 spesies endemik untuk meningkatkan keanekaragaman hayati.

Tanaman yang ukurannya masif ini ternyata dapat menghasilkan oksigen yang mencukupi untukk lebih dari 3.100 rang setiap tahunnya lho! Tak hanya itu saja kebun vertikal ini juga mampu memproses sekitar 774 kilogram logam berat, menyaring lebih dari 2.000 ton gas berbahaya dan menangkap lebih dari 399 kilogram debu.

2. Semiahmoo Sky Gardens

Semiahmoo Sky Gardens adalah bagian dari gedung perpustakaan yang ada di Surrey, Kanada. Di gedung ini terdapat berupa dinding hijau seluas 914 meter persegi yang dipenuhi oleh tumbuhan. Ada sekitar 10.000 tanaman dari 120 spesies yang menutupi tembok bangunan ini.

Gedung Semiahmoo Sky Gardens ini dirancang oleh frima desain Green over GreyLiving Walls and Design yang berbasis di Vancouver. Pembuatannya selesai pada tahune 2010. Mereka mewujudkan taman tersebut sebagai dinding hijau terbesar di Amerika Utara.

3. Pont Max Juvenal, Perancis

Taman vertikal juga menempel di dinding beton jembatan Aix-en-Provence, Prancis ini disebut juga sebagi tembok hidup oleh banyak orang. Pasalnya dinding tersebut memang memberikan kesan seolah-olah ditumbuhi tanaman liar secara alami. Seperti yang telah di lansir oleh laman MNN, perancang taman ini adalah Patrick Blanc. Taman ini terdiri dari tiga bagian, yaitu kerangka logam, polimer vinil untuk melindungi struktur dari air, serta lembaran kain felt sebagai media tumbuh tanaman.

banyak juga yang telah menyatakan bahwa taman ini telah dianggap sebagai penyegaran untuk kawasan Aix-en-Provence yang dipenuhi struktur beton. “Saya ingin mengintegrasikan kembali alam di tempat yang paling tidak terduga,” tutur Blanc dalam wawancara dengan The New York Times.

4. Gardens By The Bay

Gardens By The Bay merupakan salah satu properti paling keren dan canggih yang jadi kebanggaan Singapura. Dilengkapi dengan pohon super buatan yang bisa menyaring udara serta kebun-kebun buatan yang ditata dengan apik, menjadikan tempat ini salah satu lokasi yang wajib dikunjungi oleh para turis.

Di area Gardens By The Bay, para wisatawan bisa menikmati keindahan hutan tropis buatan di dalam rumah kaca Cloud Dome. Tak hanya dipenuhi tanaman dari hutan hujan tropis, hutan buatan ini juga dilengkapi air terjun. Ada pula Flower Dome yang dibuat dengan meniru ekosistem Mediterania, Australia dan Afrika Selatan.

5. Taman di Musee du Quai Branly, Perancis

Bangunan ini adalah Musee du Quai Branly atau Museum Quai Branly, yang juga menjadi salah satu bangunan yang ada di Perancis. Dinding hijau yang ada di sini merupakan salah satu taman vertikal terindah di dunia.

Gedung museum yang menghadap Sungai Seine tertutup tumbuh-tumbuhan sepanjang 198 meter. Taman dirancang oleh Blanc bersama Gilles Clement.

Tentu saja taman tersebut bukan satu-satunya kebun di area museum. Quai Branly memiliki sejumlah taman yang berfungsi sebagai penyaring udara di Kota Paris. Bagian atapnya pun disulap menjadi taman asri yang kerap digunakan untuk menyelenggarakan lokakarya bagi anak-anak.

6. Vertical Garden, Sydney, Australia

Vertikal garden yang ada di Sydney, Australia ini tercatat menjadi taman vertikal yang tertinggi di dunia. Patrick Blanc seorang botanist merupakan seorang perancang yang telah menjadi pionir dalam hal membuat vertikal garden. Bangunan yang disebut sebagai residensial ini tentunya gedung tersebut membutuhkan banyak tenaga pendingin, namun dengan adanya taman vertikal ini dapat membuat mengurangi konsumsi energi pendingin udara di dalam gedung.

Walaupun tidak semua dinding ditutupi dengan tanaman, akan tetapi hal ini tetap menjadi aksen seni yang indah. Dengan adanya 190 tanaman asli Australia dan 160 tanaman eksotik lainnya, membuat taman ini makin terlihat cantik dengan ragam warna, bentuk, dan tekstur yang unik. Patrick Balnc sendiri telah bergelut di dunia vertical garden lebih dari 30 tahun, sehingga karyanya sudah tidak diragukan lagi keindahannya.

7. Taman Gantung, Dubai

Seperti yang kita ketahui bahwa Dubai merupakan salah satu wilayah terpanas yang ada di dunia. Meski demikian, hal ini tidak menyurutkan niat mereka untuk membuat kota kaya ini menjadi lebih indah dan sejuk. Salah satunya dengan cara mengaplikasikan vertical garden pada bangunan hotel yang baru dibangun.

Salah satu hotel di Dubai yang memiliki konsep bangunan hijau di daerah panas ini. Konsep bangunan hijau pada Hotel Novotel ini tidak sepenuhnya menggunakan vertical garden, akan tetapi dikombinasikan dengan taman gantung yang cukup memebrikan kesejukan tersendiri. Tumbuhan yang menjuntai dari balkon tiap kamar menjadi pemandangan segar di tengah-tengah udara panas kota ini.

Bagus ya guys! Semoga dengan adanya vertikal garden ini dapat membantu memulihkan polusi yang ada di perkotaan.