Ketahui Yuk Penemuan Sains Yang Mengubah Dunia

Coba bayangkan hidup tanpa antibiotik. Kita tidak akan hidup selama kita tidak memiliki hal tesebut. Inilah beberapa penemuan yang telah mengubah dunia.

Sistem Copernicum

Pada tahun 1543, saat di akhir hidupnya astronom Polandia Nicholas Copernicus menerbitkan teorinya bahwa Matahari adalah tubuh yang tidak bergerak di pusat tata surya dengan planet-planet berputar di sekitarnya. Sebelum sistem Copernicum diperkenalkan, para astronom percaya bahwa Bumi berada di pusat alam semesta.

Gravitasi

Isaac Newton, seorang matematikawan dan fisikawan Inggris dianggap sebagai ilmuwan terhebat sepanjang masa. Di antara banyak penemuannya, yang terpenting adalah hukum gravitasi universal. Pada tahun 1664, Newton menemukan bahwa gravitasi adalah gaya yang menarik benda satu sama lain. Ini menjelaskan mengapa benda-benda jatuh dan mengapa planet-planet mengorbit mengelilingi Matahari.

Listrik

Jika Anda berfikir bahwa dengan adanya listrik dapat membuat hidup lebih mudah, berterimakasihlah kepada Michael Faraday. Ia membuat dua penemuan besar yang mengubah kehidupan kita. Pada tahun 1821, ia menemukan bahwa ketika kawat membawa arus listrik dan ditempatkan di samping kutub magnet tunggal, kawat akan memutar. Hal ini menyebabkan perkembangan motor listrik. Sepuluh tahun kemudian, ia menjadi orang pertama yang menghasilkan arus listrik dengan menggerakkan kawat melalui sebuah Medan magnet. Percobaan Faraday menciptakan generator pertama, cikal bakal generator besar yang menghasilkan listrik kita.

Evolusi

Ketika Charles Darwin, naturalis Inggris, datang dengan teori evolusi pada tahun 1859, ia mengubah gagasan tentang bagaimana mengembangkan kehidupan di bumi. Darwin berpendapat bahwa semua organisme berkembang atau mengubah sangat perlahan-lahan dari waktu ke waktu. Perubahan ini adalah adaptasi yang memungkinkan spesies untuk bertahan hidup di lingkungan. Adaptasi ini terjadi secara kebetulan. Jika spesies tidak beradaptasi, hal itu mungkin menjadi punah. Dia menyebut ini proses seleksi alam tetapi sering disebut survival of the fittest.

Louis Pasteur

Sebelum kimiawan Perancis Louis Pasteur mulai bereksperimen dengan bakteri pada 1860-an, orang tidak tahu apa yang menyebabkan penyakit. Dia tidak hanya menemukan bahwa penyakit berasal dari mikroorganisme, tetapi ia juga menyadari bahwa bakteri bisa dibunuh oleh panas dan disinfektan. Ide ini menyebabkan dokter untuk mencuci tangan mereka dan mensterilkan instrumen yang telah menyelamatkan jutaan nyawa.

Teori Relativitas

Teori Albert Einstein relativitas khusus yang diterbitkan pada tahun 1905 menjelaskan hubungan antara kecepatan, waktu dan jarak. Teori yang rumit menyatakan bahwa kecepatan cahaya selalu tetap sama, 186.000 miles/detik (300.000 km/detik) terlepas dari bagaimana cepat seseorang atau sesuatu bergerak menuju atau menjauh dari itu. Teori ini menjadi dasar bagi banyak ilmu pengetahuan modern.

Teori Big Bang

Tidak ada yang tahu persis bagaimana alam semesta ini ada, namun banyak ilmuwan percaya bahwa hal itu terjadi sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu dengan sebuah ledakan besar, yang disebut Big Bang. Pada tahun 1927, Georges Lemaître mengusulkan teori Big Bang tentang alam semesta. Teori tersebut mengatakan bahwa semua materi di alam semesta pada awalnya dikompres menjadi titik kecil. Dalam sepersekian detik titik itu melebar dan semua masalah langsung memenuhi apa yang sekarang menjadi alam semesta kita. Acara ini menandai dimulainya waktu. Pengamatan ilmiah tampaknya mengkonfirmasi teori tersebut.

Penisilin

Antibiotik adalah obat ampuh yang membunuh bakteri berbahaya di tubuh kita yang membuat kita sakit. Pada tahun 1928, Alexander Fleming menemukan antibiotik, penisilin pertama yang ia kembangkan di laboratoriumnya dengan menggunakan cendawan dan jamur. Tanpa antibiotik, infeksi seperti radang tenggorokan bisa mematikan.

DNA

Pada tanggal 28 Februari 1953, James Watson dari Amerika Serikat dan Francis Crick dari Inggris membuat salah satu penemuan ilmiah terbesar dalam sejarah. Kedua ilmuwan tersebut menemukan struktur DNA heliks ganda. Ini terdiri dari dua helai yang berputar satu sama lain dan memiliki rangkaian pola kimia yang hampir tak ada habisnya yang menciptakan instruksi bagi tubuh manusia untuk diikuti. Gen kita terbuat dari DNA dan menentukan bagaimana hal-hal seperti warna rambut dan mata yang kita miliki. Pada tahun 1962, mereka dianugerahi hadiah Nobel untuk pekerjaan ini. Penemuan ini telah membantu dokter memahami penyakit dan suatu hari kelak dapat mencegah beberapa penyakit seperti penyakit jantung dan kanker.

Tabel Periodik

Tabel Periodik didasarkan pada hukum periodik 1869 yang diajukan oleh ahli kimia Rusia Dmitry Mendeleev. Dia memperhatikan bahwa bila diatur dengan berat atom unsur kimia berbaris membentuk kelompok dengan sifat serupa. Dia bisa menggunakan ini untuk memprediksi keberadaan elemen yang belum ditemukan dan mencatat kesalahan dalam bobot atom. Pada tahun 1913, Henry Moseley dari Inggris memastikan bahwa tabel tersebut dapat dibuat lebih akurat dengan mengatur elemen dengan nomor atom, yang merupakan jumlah proton dalam sebuah atom elemen.

Sinar X

Wilhelm Roentgen, seorang fisikawan Jerman menemukan sinar-X pada tahun 1895. Sinar-X menembus beberapa zat, seperti daging dan kayu, namun hal ini tidak berhenti disitu saja, ada hal lain yang yang bisa juga ditembus oleh sinar ini seperti tulang dan timbal. Hal ini memungkinkan mereka untuk digunakan untuk melihat patah tulang atau bahan peledak di dalam koper, yang membuatnya berguna untuk dokter dan petugas keamanan. Untuk penemuan ini, Roentgen dianugerahi hadiah Nobel pertama di bidang Fisika pada tahun 1901.

Teori Kuantum

Fisikawan Denmark Niels Bohr dianggap salah satu tokoh terpenting dalam fisika modern. Dia memenangkan hadiah Nobel Fisika 1922 untuk penelitiannya tentang struktur sebuah atom dan karyanya dalam pengembangan teori kuantum. Meskipun ia membantu mengembangkan bom atom, ia sering mempromosikan penggunaan kekuatan atom untuk tujuan damai.

Bom Atom

Warisan bom atom adalah campuran yang berhasil mengakhiri Perang Dunia II, namun mengantarkan perlombaan senjata nuklir. Beberapa ilmuwan terbesar pada saat itu berkumpul di awal 1940an untuk mengetahui bagaimana memperbaiki uranium dan membangun bom atom. Pekerjaan mereka disebut Proyek Manhattan. Pada tahun 1945, A.S. menjatuhkan bom atom di kota-kota Jepang di Hiroshima dan Nagasaki. Puluhan ribu warga sipil langsung terbunuh dan Jepang menyerah.

Ini hanya merupakan dua bom nuklir yang pernah digunakan dalam pertempuran. Beberapa ilmuwan yang bekerja di Proyek Manhattan kemudian mendesak pemerintah untuk menggunakan tenaga nuklir hanya untuk tujuan damai. Meski begitu, banyak negara terus menimbun senjata nuklir. Beberapa orang mengatakan bahwa kehancuran besar-besaran yang dapat dihasilkan dari senjata nuklir benar-benar mencegah negara-negara untuk menggunakannya.

HIV/AIDS

Pada tahun 1983 dan 1984, Luc Montagnier dari Perancis dan Robert Gallo dari Amerika Serikat menemukan virus HIV dan menentukan bahwa itu adalah penyebab AIDS. Para ilmuwan sejak itu telah mengembangkan tes untuk menentukan apakah seseorang memiliki HIV. Orang yang tes positif didesak untuk mengambil tindakan pencegahan agar tidak terjadi penyebaran penyakit. Obat-obatan tersedia hanya untuk mengendalikan HIV dan AIDS. Harapannya adalah penelitian lebih lanjut akan mengarah pada pengembangan penyembuhan.

Semoga artikel diatas bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi anda.