Semakin Populer, Kini Buah Nangka Dijadikan Pengganti Daging

Nangka, buah tropis asal Indonesia ini katanya sekarang lagi ngetren banget di Australia. Pasalnya disana, daging yang biasakan dikombinasikan dengan roti untuk pembuatan burger ini, kini diganti menjadi daging nangka. Unik bukan? Kalau di Indonesia sendiri biasanya daging nangka dijadikan sayur mayur, itu semua justru berbanding terbalik dengan Australia. Yah, seperti yang diketahui kalau nangka adalah sejenis pohon buah yang masuk dalam suku Moraceae.

Nangka memiliki buah, biji dan daging yang sama-sama bisa dikonsumsi dan dibuat berbagai olahan. Itulah salah satu alasan yang membuat Australia menggunakan nangka sebagai salah satu bahan olahan pembuatan daging burger. Nah, apa mungkin ya daging buah nangka bisa digunakan sebagai pengganti nangka? Lalu, bagaimana sejarah buah nangka hingga bisa sampai sepopuler sekarang ini? Untuk itu, mari lihat penjelasan mengenai buah nangka di bawah ini untuk mengetahui bagaimana klarifikasi dan proses pembuatan daging versi buah nangka tersebut.

Apa Yang Dimaksud Buah Nangka?

Buah nangka (Artocarpus heterophyllus), juga dikenal sebagai pohon jack, fenne, jakfruit atau kadang-kadang hanya jack atau jak adalah sejenis pohon di keluarga ara, murbei dan sukun (Moraceae) yang berasal dari India Selatan.

Pohon nangka cocok untuk dataran rendah tropis dan buahnya adalah buah yang ditumbuhi pohon terbesar, yang beratnya mencapai 35 kg (80 lb), panjang 90 cm (35 in) dan 50 cm (20 inci) diameter. Pohon nangka matang bisa menghasilkan sekitar 100 sampai 200 buah dalam setahun. Nangka adalah beberapa buah yang terdiri dari ratusan sampai ribuan bunga individu dan itu adalah kelopak daging yang dimakan. Pohon nangka adalah makanan yang banyak dibudidayakan dan populer di seluruh wilayah tropis di dunia. Nangka adalah buah nasional Bangladesh.

Tumbuhan nangka berumah satu (monoecious), pembungaan muncul pada ketiak daun pada pucuk yang pendek dan khusus, yang tumbuh pada sisi batang atau cabang tua. Bunga jantan dalam bongkol berbentuk ganda atau gelendong, 1-3 × 3–8 cm, dengan cincin berdaging yang jelas di pangkal bongkol, hijau tua, dengan serbuk sari kekuningan dan berbau harum samar apabila masak. Bunga nangka disebut babal. Setelah melewati umur masaknya, babal akan membusuk (ditumbuhi kapang) dan menghitam semasa masih di pohon, sebelum akhirnya terjatuh. Bunga betina dalam bongkol tunggal atau berpasangan, silindris atau lonjong, hijau tua.

Buah majemuk (syncarp) berbentuk gelendong memanjang, seringkali tidak merata, panjangnya hingga 100 cm, pada sisi luar membentuk duri pendek lunak. ‘Daging buah’, yang sesungguhnya adalah perkembangan dari tenda bunga, berwarna kuning keemasan apabila masak, berbau harum-manis yang keras, berdaging, kadang-kadang berisi cairan (nektar) yang manis. Biji berbentuk bulat lonjong sampai jorong agak gepeng, panjang 2–4 cm, berturut-turut tertutup oleh kulit biji yang tipis coklat seperti kulit, endokarp yang liat keras keputihan dan eksokarp yang lunak. Keping bijinya tidak setangkup.

Morfologi Tanaman Nangka

Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk) merupakan tanaman buah yang berasal dari India dan menyebar luas keberbagai daerah tropis, terutamanya Indonesia. Tanaman ini memiliki nama berbeda–beda dan bervariasi tergantung wilayah maupun daerahnya. Tanaman nangka ini merupakan tanaman yang tergolong kedalam jenis buah tahunan dan masih berfamili dengan Malvales dan juga termasuk kedalam ordo Urticales. Selain itu, tanaman ini dapat dengan mudah tumbuh dan berkembang di daerah tropis serta ketinggian apapun.

Akar

Tanaman nangka memiliki perakarang tunggang dan juga memiliki percabangan yang sangat banyak. Perakaran tanaman nangka ini menembus permukaan tanah hingga kedalam 10-15 meter bahkan lebih tergantung dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Selain itu, akar tanaman ini berguna untuk menyokong pertumbuhannya hingga kuat dan berdiri kokoh.

Daun

Tanaman nangka memiliki daun tunggal, bertangkai 1-4 cm, memiliki bagian tepi rata dan memiliki bentuk bulat telur memanjang, serta memiliki ujung pangkal pendek meruncing. Daun pada nangka ini memiliki permukaan atas berwarna hijau tua mengkilap, kaku dan juga permukaan bagian bawah memiliki warna hijau muda.

Bunga

Tanaman nangka memiliki bunga dalam satu rumah hanya satu, yaitu dapat diartikan bahwa tanaman nangka memiliki bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan ini memiliki ciri khas berwarna hijau tua dan juga membengkok, sedangkan bunga betina memiliki bentuk yang silinderis. Proses pembuahan ini sering terjadi di kelopak bunga dan benang sari, dalam penyerbukaan ini biasanya di bantu dengan angin dan juga binatang sekitar.

Buah

Tanaman nangka memiliki buah berbentuk bulat memanjang berwarna hijau dan kekuningan jika sudah mau matang. Buah ini tergolong kedalam buah yang majemuk, yang memiliki daging didalamnya yang banyak. Buah ini memiliki permukaan kasar dan berduri lunak, serta buah ini terdapat di batang dan percabangan.

Biji

Biji pada tanaman nangka ini memiliki bentuk bulat memanjang dan ada juga bulat telur, memiliki warna keabu-abuan, dan juga terdiri dari lapisan luar dan dalam. Selain itu, biji ini diselimuti daging tebal berwarna kekuningan hingga kuning pekat. Biji ini memiliki lapisan luar yang tipis dan lapisan dalam yang tebal berwarn putih.

Klasifikasi Tanaman Nangka

  • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
  • Sub Kingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi : Spermatiphyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas : Magniliopsida (berkepin dua /dikotil)
  • Sub Kelas : Dilleniidae
  • Ordo : Urticales
  • Famili : Moraceae
  • Genus : Artocarpus

Hasil dan Kegunaan

Nangka terutama dipanen buahnya. “Daging buah” yang matang seringkali dimakan dalam keadaan segar, dicampur dalam es, dihaluskan menjadi minuman (jus) atau diolah menjadi aneka jenis makanan daerah seperti dodol nangka, kolak nangka, selai nangka, nangka-goreng-tepung, keripik nangka dan lain-lain. Nangka juga digunakan sebagai pengharum es krim dan minuman, dijadikan madu-nangka, konsentrat atau tepung. Biji nangka, dikenal sebagai “beton”, dapat direbus dan dimakan sebagai sumber karbohidrat tambahan.

Biji nangka juga bisa dijadikan satu dengan masakan kolak nangka. Nangka maupun biji nangka juga bisa digabung dengan masakan kolak pisang atau buah sukun. Biji nangka juga bisa dijadikan tepung. Biji nangka yang direbus secara terpisah atau tidak diikutkan dalam masakan kolak, dapat dimakan seperti halnya kita makan singkong. Biji nangka bisa juga dimasak dengan cara digoreng.

Buah nangka muda sangat digemari sebagai bahan sayuran. Di Sumatera, terutama di Minangkabau, dikenal masakan gulai cubadak (gulai nangka). Di Jawa Barat buah nangka muda antara lain dimasak sebagai salah satu bahan sayur asam. Di Jawa Tengah dikenal berbagai macam masakan dengan bahan dasar buah nangka muda (disebut gori), seperti sayur lodeh, masakan megono, oseng-oseng gori dan jangan gori (sayur nangka muda). Di Jogyakarta nangka muda terutama dimasak sebagai gudeg. Sementara di seputaran Jakarta dan Jawa Barat, bongkol bunga jantan (disebut babal atau tongtolang)kerap dijadikan bahan rujak.

Ketupat gulai nangka, contoh olahan dari “buah” nangka muda. Daun-daun nangka merupakan pakan ternak yang disukai kambing, domba maupun sapi. Kulit batangnya yang berserat, dapat digunakan sebagai bahan tali dan pada masa lalu juga dijadikan bahan pakaian. Getahnya digunakan dalam campuran untuk memerangkap burung, untuk memakal (menambal) perahu dan lain-lain.

Kayunya berwarna kuning di bagian teras, berkualitas baik dan mudah dikerjakan. Kayu ini cukup kuat, awet dan tahan terhadap serangan rayap atau jamur, serta memiliki pola yang menarik, gampang mengkilap apabila diserut halus dan digosok dengan minyak. Karena itu kayu nangka kerap dijadikan perkakas rumah tangga, mebel, konstruksi bangunan, konstruksi kapal sampai ke alat musik. Dari kayunya juga dihasilkan bahan pewarna kuning untuk mewarnai jubah para pendeta Buddha.

Di Australia, Buah Nangka Gantikan Daging

Sejak Allie Pyke menambahkan nangka ke menu makanan vegannya, ia bersama stafnya harus meyakinkan para pelanggan restoran yang mereka makan bukanlah daging sama sekali. Nangka, buah tropis dengan pohon berbuah terbesar di dunia adalah bahan utama burger Hawaii yang disajikan di restoran milik Allie, The Alley di Melbourne.

Sama seperti di sejumlah kafe-kafe dan restoran di Australia, di The Alley nangka dibuat sedemikian rupa untuk terlihat dan terasa seperti daging babi. “Ada seorang perempuan yang datang beberapa hari lalu yang makan dengan lahapnya,” ujar Allie.

“Saat sedang makan burger Hawaiinya, ia datang ke kasir dan berkata, ‘sepertinya ada daging di burger saya dan saya adalah vegan’.” “Kasir kemudian harus meyakinkannya tidak ada daging di burgernya. Perempuan tersebut tercengang karena burger itu vegan.”

Allie mengatakan bukan rasa nangka yang membuat orang-orang tertipu, tetapi teksturnya. “Saya rasa kebanyakan dari apa yang kita makan adalah soal saus dan perasa,” katanya. “Saat kita menumis nangka dengan beberapa tomat, kemudian membuat saus barbecue, ditambah bawang, maka akan menciptakan rasa smoky dengan tekstur seperti daging menjadikan makanan lezat berbasis tumbuhan.”

Alison Salleras dan suaminya, Peter, telah menanam pohon angka di kebun miliknya Fruit Forest Farm, sebelah utara kawasan Tully, Queensland. Mereka sudah mengirimkan produknya ke pasar-pasar di Sydney dan Melbourne selama 15 tahun. Alison mengatakan tidak seperti nangka mentah, nangka yang matang memiliki citra rasa yang khas. “Rasanya seperti permen karet Juicy Fruit,” katanya.

“Kami diberitahu oleh pengunjung yang datang ke peternakan kami dan ia pernah bekerja untuk Wrigleys, perusahaan permen karet. Katanya rasa asli permen karet Juicy Fruit berasal dari nangka. Apa itu benar atau tidak, saya tidak tahu.”

Ia tidak terkejut saat nangka hijau menjadi alternatif daging. “Saya membuat kari dari nangka hijau, lebih mirip ayam daripada daging babi. Tapi jika kita mensuwirnya, saya bisa bayangkan seperti daging babi suwir,” katanya “Dengan kari yang saya buat, kita kupas kulit nangka dan menggunakan seluruh daging buahnya. Sangat lezat rasanya seperti ayam.”

Selama musim panen nangka dari bulan November sampai Maret, keluarga Salleras mengirimkan 300 sampai 500 kilogram nangka segar dalam sepekan ke pasar-pasar di negara-negara bagian di kawasan selatan Australia.

Produksi nangka Australia terkonsentrasi di sekitar Darwin dan Queensland yang memiliki iklim tropis. Menurut badan penelitian AgriFutures Australia, di tahun 2011-2012 produksi nangka mencapai sekitar 742 ton dengan perkiraan nilai sekitar 2,6 juta dolar Australia atau Rp 26 miliar, dengan permintaan buah nangka yang terus meningkat.

Sementara itu, sebuah proyek penelitian Northern Territory sedang berupaya untuk meningkatkan hasil panen petani lokal. Alison mengatakan pasar untuk nangka masih sangat terbatas dan relatif kecil. Sebagian besar pelanggan yang membeli nangka di pasar ritel adalah konsumen asal Asia, yang secara tradisional menyantap nangka segar dalam berbagai hidangan manis dan gurih.

Tapi mungkin keadaan ini mulai berubah, dengan konsumen yang lebih luas seiring meningkatnya sajian nangka yang ditemukan di menu-menu restoran. Karena begitu populernya, nangka ditemukan di kafe-kafe hipster dan restoran vegan. Saat pertama kali Alison memasukkan nangka ke menunya, dia diberi tahu pemasoknya jika nangka menjadi jarang karena popularitasnya makin meningkat.

Seperti kebanyakan tren makanan di Australia, kepopuleran nangka berasal dari luar negeri. Tahun lalu, Wall Street Journal mengidentifikasi nangka sebagai alternatif daging dalam tren makanannya. Alison menjelaskan tren pengganti daging seperti nangka, juga tren makan dari bahan nabati akan tetap ada, menunjukkan kepedulian pada kesehatan dan lingkungan akan terus mendorong konsumen untuk mencari produk alternatif.

“Makanan berbasis nabati dulunya dikonsumsi para yogi (orang-orang yang melakukan yoga) dan mereka yang tinggal di komune. Saya rasa tren yang berkembang sekarang makanan nabati menjadi makanan sehat bagi orang-orang,” ujarnya.

Saat kafe miliknya mencoba membuat sajian cepat saji dalam versi sehat, Alison memprediksi nangka akan tampil di menu-menu dalam bentuk yang berbeda. “Saya rasa The Alley akan menyajikan nangka goreng di masa depan,” katanya.

Manfaat Buah Nangka

Selain bisa dijadikan berbagai olahan makanan, ternyata buah nangka juga dapat gunakan sebagai sumber gizi dan protein untuk tubuh karena buah ini memang memiliki banyak kandungan gizi yang baik. Berikut ini manfaat dan khasiat nangka yang perlu anda ketahui.

Nah, agar tidak salah dalam memahami manfaat dan khasiat nangka, berikut rincian penjelasan tentang beberapa kegunaan buah ini untuk kesehatan anda.

Sumber Energi Tubuh

Fruktosa atau zat gula alami pada nangka adalah jenis gula yang baik untuk tubuh. Karena gula pada buah bisa menjadi sumber energi dan kekuatan tubuh. Selain fruktosa, buah ini juga mengandung zat sukrosa yang sama khasiatnya dengan fruktosa. Sumber energi menjadi khasiat nangka yang penting untuk dicoba.

Menyehatkan Kulit

Kulit yang sehat akan menghindari anda dari berbagai macam penyakit kulit, contohnya kanker kulit. Vitamin A dan E yang ada pada buah nangka bisa membantu anda untuk menyehatkan kulit dan mencegah penyakit kulit datang menyerang. Khasiat nangka inilah yang sangat cocok dikonsumsi untuk kaum hawa yang ingin memiliki kulit yang sehat.

Menjaga Metabolisme Tubuh

Kandungan tembaga dalam buah nangka berkhasiat untuk menjaga metabolisme tubuh anda. Ketika metabolisme tubuh anda seimbang, tentunya tubuh anda akan menjadi lebih sehat. Metabolisme yang baik akan membuat hormon tubuh anda juga seimbang dan membantu proses penyerapan makanan dengan lebih cepat. Manfaat nangka ini akan membuat tubuh anda bugar dan juga segar.

Menguatkan dan Menyehatkan Tulang

Kandungan lainnya yang ada pada buah nangka adalah magnesium. Kandungan inilah yang berkhasiat untuk menguatkan dan menyehatkan tulang. Itulah kenapa buah ini bisa sangat bermanfaat untuk orang yang sudah berumur dan anak-anak, agar tulang mereka senantiasa sehat dan juga kuat. Khasiat nangka dalam menguatkan tulang juga cocok bagi anda yang melakukan pekerjaan berat.

Menurunkan Tekanan Darah

Selain mencegah penyakit jantung, senyawa kalium dalam buah nangka juga bisa mengontrol dan menurunkan tekanan darah anda. Sehingga manfaat buah ini bisa dijadikan sebagai menu makanan yang sehat bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Menyehatkan Mata

Vitamin A yang ada pada buah nangka bisa membuat mata anda sehat. Fungsinya yaitu mempertajam penglihatan dan juga memperjelas penglihatan anda. Jika anda tidak terlalu menyukai sayuran dengan vitamin A, maka buah ini bisa menjadi pilihan sebagai sumber vitamin A dengan rasa yang enak. Selain itu, manfaat nangka dalam menyehatkan mata perlu diberikan juga pada mereka yang sering menggunakan kacamata.

Peningkat Seksualitas

Anda merasa kurang percaya diri dengan pasangan saat berhubungan? Mungkin anda perlu mengonsumsi biji nangka, karena beton dipercaya sebagai peningkat seksualitas pada siapa saja yang memakannya. Kandungan protein nabati yang ada di dalam beton ternyata mampu membuat anda bergairah kembali.

Menyehatkan Rambut

Manfaat biji nangka ternyata tak melulu baik bagi kesehatan tetapi juga bermanfaat untuk kecantikan. Beton dipercaya bisa menyehatkan rambut, karena banyak mengandung vitamin A. Anda bisa memakan beton yang direbus atau juga bisa dibuat minyak rambut dari ekstrak beton. Dengan begitu anda akan terhindar dari rambut kering, rapuh dan rusak.

Demikianlah artikel hari ini, semoga apa yang dijelaskan di atas dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan Anda dalam menjaga kesehatan dengan mengonsumsi buah yang sehat pula. Pola hidup yang sehat akan lebih menguntungkan Anda nantinya di masa depan. Karena kesehatan saat ini sangatlah mahal harganya.