Mengulik Mitos Permen Karet Yang Katanya Bakal Buat Nyawa Melayang

Selain terkenal karena berbagai keunikan yang dimilikinya, ternyata mitos mengenai permen karet sampai sekarang ini melekat di kehidupan kita. Salah satu mitos yang terkenal mengenai permen karet adalah mengenai bahaya permen karet apabila tertelan bisa menyebabkan kematian. Lalu, benarkah pernyataan mitos tersebut? Atau jangan-jangan memang hanya mitos belaka?

Permen karet memang memiliki sensasinya sendiri jika dibandingkan dengan jenis permen-permen lainnya. Dengan keunikan dari segi teksturnya yang lebih lengket, permen ini memang diciptakan untuk dikunyah. Permen karet memiliki berbagai macam rasa yang tidak kalah dari permen lainnya, mulai dari rasa stroberi yang sudah sangat biasa hingga rasa yang paling aneh yang pernah ada seperti rasa daging panggang. Tapi bukan rasa yang dulu pernah ada ya guys, wkwkwk.

Permen karet dipasarkan bukan untuk ditelan tapi terkadang tanpa sengaja bisa saja tertelan, terutama pada anak-anak. Lantas apa yang terjadi bila permen karet tak sengaja masuk ke dalam tubuh?

Ada mitos yang sering digunakan untuk menakuti anak-anak, yang menyebutkan bahwa menelan permen karet dapat membuatnya tetap berada di dalam usus selama 7 tahun sebelum akhirnya dicerna. Sebuah kisah menakutkan bahkan menceritakan bahwa permen karet yang tertelan bisa membungkus jantung dengan sendirinya. Benarkah demikian?

Kandungan Yang Ada di Dalam Permen Karet

Gum base merupakan substansi dasar pada permen karet yang dapat dikunyah. Rosin dari tumbuhan bisa ditambahkan pula untuk meningkatkan tekstur permen karet. Pelembut umumnya dibuat dari minyak sayur. Zat ini membuat permen karet tetap lunak dan mudah dikunyah sekaligus menjaga kelembabannya. Gula dan pemanis jagung juga ditambahkan untuk memberikan rasa manis. Berbagai rasa lazim ditambahkan untuk meningkatkan variasi sesuai selera konsumen.

Tapi tahukah anda kalau ternyata ada kandungan bahan kimia yang disebut Titanium Dioksida dalam pembuatan permen karet. Yah, zat yang terdaftar sebagai E171 ini kerap digunakan dalam kosmetik dan vitamin serta obat-obatan lainnya untuk membentuk tablet. Permen karet dibuat dari bahan-bahan seperti campuran elastomer, lilin, resin, lemak dan Emulsifier. Ketika tertelan, walaupun sulit, air liur akan tetap menjalankan reaksi kimia untuk mencerna bahan-bahan dari permen karet seperti lemak, resin dan glukosa.

Walaupun begitu, sebenarnya Titanium Dioksida pada permen karet masih memiliki ambang batas aman. Bisa dibilang dalam kondisi aman apabila anda mengkonsumsinya dalam waktu yang lama dan dalam konsentrasi yang rendah, tetapi akan berubaha menjadi berbahaya jika anda menelannya setelah sarinya hilang. Disamping itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia pun menyatakan penggunaan bahan Titanium Dioksida diperbolehkan, asalkan tidak melebihi batas yang diizinkan atau tidak melebihi batas yang diizinkan, yaitu 500 mg/kg atau 500 ppm.

Lalu, Apa Yang Akan Terjadi Jika Permen Karet Tertelan?

Sebenarnya perut memang tidak dapat memecah permen karet sebagaimana yang dilakukan terhadap makanan lain. Akan tetapi sistem pencernaan kita memiliki cara lain untuk menangani benda-benda yang masuk ke dalam tubuh. Usus akan terus bergerak dan menggerakkan permen karet hingga membuatnya harus melewati usus dan keluar dari ujung sistem pencernaan. Jadi permen karet bisa berakhir di kamar mandi satu atau dua hari kemudian. Meskipun permen karet lengket, tapi biasanya tidak akan bisa mengalahkan kekuatan yang dimiliki usus.

Air ludah akan berupaya mencerna permen karet segera setelah benda lengket itu dimasukkan ke dalam mulut. Meskipun yang dicerna kebanyakan adalah pemanis dan tambahan lainnya, tapi banyak juga bahan dasar permen karet yang ikut dicerna.

Sebenarnya menelan permen karet tanpa sengaja bisa dibilang bukanlah masalah yang serius, akan tetepai kondisi tersebut bisa menjadi serius apabila jumlah permen karet yang tertelan lebih dari satu dan ukurannya pun juga lebih besar dalam satu waktu kejadian. Apalagi jika kondisi ini terjadi pada anak-anak. Hal ini berisiko karena ukuran diameter usus anak yang cenderung lebih kecil dibanding orang dewasa sehingga dapat memungkinkan terjadinya penyumbatan sistem pencernaan.

Cara Atasi Permen Karet Yang Tertelan

Khusus bagi anda yang sudah dewasa, tidak perlu terlalu mengkhawatirkan jika permen karet tertelan, apalagi jika permen karet tertelan hanya dalam jumlah sedikit. Hal terpenting untuk segera dilakukan yaitu minum air putih yang banyak. Dalam seketika, permen karet akan menurun tingkat kelengketannya dan tidak menyumbat atau menutup kerongkongan karena hal ini cukup berbahaya.

Cara satu-satunya yang harus dilakukan agar bisa dengan cepat mengeluarkan permen karet dari tubuh adalah muntahkan kembali tetapi jika tidak bisa maka hanya perlu minum air putih. Setelah itu bisa dibantu dengan makanan, yang akan mendorong permen karet (agar cepat kelaur melalu proses BAB). Nantinya gerakan peristaltik dari usus mampu semakin cepat untuk mengeluarkan prmen karet dari dalam tubuh.

Bila permen karet tertelan cukup banyak (rasanya konyol jika orang dewasa sengaja menelan permen karet dalam jumlah banyak yakan), tapi jika hal itu benar-benar terjadi maka lakukanlah langkah-langkah diatas semampunya, lalu segera pergi ke dokter jika kondisi terancam main parah. Tips ini hanya berlaku untuk orang dewasa, remaja, termasuk juga ibu hamil saat mengalami masalah permen karet tertelan.

Terus, gimana dong kalau anak-anak yang tertelan permen karet? Untuk meminimalisir bahaya itu, anda para orangtua harus mengajarkan kebiasaan atau melatih anak mengunyah permen karet dalam jumlah yang cukup, biasanya ditandai dengan rasa manisnya yang habis. Jika tertelan oleh anak-anak yang masih kecil, bisa menjadi bahaya cukup serius karena organ pencernaan yang masih kecil, sehingga pencernaannya bisa terkena resiko tersumbat oleh gumpalan permen karet yang ditelan oleh sang anak. Berikut hal-hal yang harus dilakukan.

  • Pertama, bukalah mulut anak anda. Kemudian ambil permen karet tersebut apabila masih bisa diraih dengan tangan
  • Kedua, jika permen karet tidak terjangkau dapat dilakukan langkah Backslap atau pukulan pada punggung agar permen karet dapat dimuntahkan.
  • Ketiga, minum air putih agar permen karet yang tertelan dapat terdorong dengan mudah sehingga membantu kerja usus untuk mengeluarkan permen karet.
  • Keempat, untuk mengeluarkan permen karet dari tubuh dapat juga melalui makanan. Makanan akan membantu mendorong permen karet sehingga gerakan peristaltik dari usus yang juga terangsang dari gerakan mengunyah akan mempercepat keluarnya permen karet dari tubuh.

Untuk lebih gampangnya, langsung saja bawa anak konsultasi kepada dokter agar menadapatkan penangan yang cepat.

Bahaya Menelan Permen Karet

Bahan-bahan dasar dalam pembuatan permen karet memiliki sifat yang elastis sehingga tidak akan habis walaupun kita sudah menguyahnya terus-menerus. Ketika mengkonsumsi permen karet, ada banyak peringatan bahayanya. Itulah yang menjadi alasan utama orang tua sering melarang anaknya untuk mengkonsumsi permen karet. Sebenarnya, apa saja sih bahayanya? Berikut di bawah ini adalah beberapa bahayanya.

1. Sembelit

Menurut seorang dokter asal Florida, Brunilda Nazario, MD permen karet yang tertelan dapat mengakibatkan susah buang air besar atau sembelit karena permen karet yang tertelan menghalangi saluran pencernaan yang akan mengakibatkan masalah penyumbatan. Hal tersebut kemungkina terjadi karena permen karet cukup lengket dan menempel pada permukaan sistem pencernaan.

2. Malnutrisi

Permen karet yang berada di dalam tubuh manusia akibat tertelan tidak berdampak pada nafsu makan seperti kebanyakan orang berpikir bahwa menelan permen karet dalam jumlah yang besar dapat menurunkan berat badan. Hal ini dapat membawa manusia pada masalah sistem pencernaan karena memperlambat proses pencernaan dan nantinya akan mengakibatkan malnutrisi.

3. Gangguan Pencernaan

Saat kita mengunyah permen karet, hanya pemanisnya saja yang dicerna oleh sistem pencernaan tubuh. Bagaimana dengan sisanya? Sisa dari permen karet tersebut cukup sulit dicerna karena mengandung bahan lilin sehingga apabila tertelan pasti akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna.

Jika terjadi pada anak-anak, misalnya ukurannya cukup besar. Organ pencernaan anak-anak yang masih berukuran kecil dapat tesumbat oleh gumpalan permen karet yang tertelan sehingga akan mengakibatkan proses pencernaan anak terganggu dan perut anak menjadi membesar dikarenakan sisa makanan dan metabolisme yang seharusnya dibuang oleh tubuh melalui proses defekasi, tertahan di dalam organ pencernaan. Jika hal tersebut terjadi, maka disarankan untuk membawa anak ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.

4. Penyakit Crohn

Menurut Gerry Mullin, MD, Profesor kedokteran di rumah sakit Johns Hopkins yang juga penulis The Gut Balance Revolution: Boost Your Metabolism, Restore Your Inner Ecology and Lose the Weight for Good, permen karet juga bisa menyebabkan penyakit Crohn atau diverticulitis yang menyebabkan penyempitan di usus karena berpotensi berisiko melewati daerah yang sempit. Apabila permen karet tersebut berukuran besar saat tertelan atau terlalu sering menelannya.

5. Kematian

Nyatanya, apabila kita menelan permen karet secara terus-menerus dapat menyebabkan kematian mendadak. Hal tersebut sudah terbukti lewat Samantha Jenkins, dari Llanelli, South Wales, yang meninggal di tangan ibunya sendiri saat sedang menuju rumah sakit. Saat itu Samantha berusia 19 tahun pada tanggal 3 Juni 2011.

Menurut kabarnya, Samantha mengunyah permen karet berbentuk stik sebanyak 14 batang lalu menelannya. Akibatnya, muncul benjolan di perutnya. Samantha meninggal karena kandungan mineral dalam tubuhnya yang terlalu tinggi akibat mengkonsumsi permen karet.

Dr Paul Griffiths mengatakan kalau permen karet yang ada di sistem pencernaannya mencegah mineral tersebut diabsorpsi. Maria, Ibu Samantha mengatakan bahwa dia menemukan ratusan kotak permen karet kosong di kamar anaknya. Jenis permen karet tersebut adalah sugar-free yang mengandung pemanis semacam aspartam yang kemungkinan menjadi penyebab kematian anaknya.

Permen Karet Memiliki Manfaat Tak Terduga

Selain memiliki bahaya yang cukup membuat kita waspada, ternyata peremen karet juga memiliki dampak positif. Seperti manusia yang memiliki kekurangan dan kelebihan, begitu juga pada permen karet. Pada satu sisi yang positif, mengunyah permen karet tanpa mengandung gula atau tidak lebih dari 5 kalori yang dikandung berpontensi membawa beragam manfaat untuk kesehatan. Jadi, apa saja manfaat positif dari mengunyah permen karet?

1. Menurunkan Berat Badan

Sebuah penelitian menyatakan bahwa orang-orang yang rutin mengunyah permen karet cenderung makan dengan kalori yang lebih sedikit pada saat makan siang dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengkonsumsi permen karet. Dengan kata lain, berkat mengunyah permen karet, nafsu makan akan menjadi lebih terkontrol.

Di samping itu, keinginan untuk mengemil atau mengkonsumsi makanan ringan juga menjadi berkurang. Namun untuk menurunkan berat badan tetap diperlukan pola makan sehat dan seimbang yang diiringi dengan rutin berolahraga ya.

2. Melindungi Gigi

American Dental Association merekomendasikan untuk mengunyah permen karet tanpa rasa 20 menit setelah makan karena terbukti bisa mengurangi karang gigi, melindungi enamel gigi, mengurangi gigi berlubang dan menurunkan radang gusi. Semua dampak itu berhubungan dengan meningkatnya aliran ludah yang menurunkan jumlah zat asam yang ada dalam mulut, yang merupakan penyebab pengeroposan gigi.

Harus diingat bahwa permen karet yang disarankan adalah permen tanpa rasa. Permen karet yang mengandung gula justru akan menambah jumlah zat asam. Perlu juga dicari permen karet yang mengandung xylitol karena bisa menurunkan jumlah bakteri penyebab gigi keropos.

3. Membantu Menghentikan Kebiasaan Merokok

Benarkah mengunyah permen karet bisa menghentikan kebiasaan merokok? Kebiasaan mengonsumsi zat stimulan adiktif, seperti kafein maupun nikotin dapat diminimalisir dengan mengunyah permen karet. Selain keinginan untuk ngemil cemilan berkurang, seseorang yang rutin makan permen karet akan menghentikan kebiasaan merokok mereka.

4. Membuat Nafas Lebih Segar

Untuk menghilangkan bau mulut, cara simple yang dapat anda lakukan adalah dengan mengunyah permen karet. Saat mengunyah permen karet, mulut akan memproduksi air liur sehingga mulut akan menjadi basah. Dengan begitu otomatis perkembangan bakteri di mulut akan terhambat.

Bakteri inilah sebenarnya yang menyebabkan bau mulut yang tak sedap. Permen karet terbaik yang bisa membuat napas segar sekaligus mematikan bakteri dalam mulut adalah permen karet rasa cinnamon.

5. Membantu Kerja Otak

Sebuah tinjauan penelitian tentang permen karet yang menghasilkan bukti bahwa mengunyah permen karet dapat memperbaiki area kognitif, seperti memori episodik, memori kerja serta kecepatan mengolah persepsi. Namun masih diperlukan penelitian yang lebih luas untuk mengonfirmasi bukti tersebut.

6. Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat

Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa mengunyah permen karet bisa meningkatkan kinerja mental. Konsentrasi, daya ingat dan kecepatan bereaksi seseorang ternyata meningkat ketika mereka mengunyah permen karet.

Konon peningkatan sekitar 25 persen sampai 40 persen ini disebabkan karena bertambahnya aliran darah yang masuk ke otak saat orang mengunyah. Proses mengunyah tersebut menyebabkan aliran oksigen ke otak juga meningkat sehingga membantu memperbaiki daya ingat.

7. Meningkatkan Kewaspadaan

Selain meningkatkan daya ingat, manfaat lain dari mengunyah permen karet adalah untuk membantu meningkatkan kewaspadaan. Gerakan rahang saat mengunyah akan merangsang saraf dan bagian-bagian otak yang berhubungan dengan gairah, selain juga meningkatkan aliran darah. Hal ini membantu orang merasa lebih waspada dan tetap terjaga lebih lama. Permen karet rasa mint konon bermanfaat khusus untuk meningkatkan kewaspadaan.

8. Menyehatkan Jantung

Mengunyah permen bukan hanya mencegah bengong saja. Aliran darah yang lancar juga menyebabkan jantung dapat memompa darah dengan ringan.

9. Mengobati Sakit Telinga Saat di Kendaraan

Sakit telinga karena perubahan tekanan udara saat terbang dan mendarat membuat orang merasa tidak nyaman. Cara terbaik untuk menghilangkan rasa itu adalah dengan mengunyah permen karet yang akan memicu produksi air liur sehingga orang banyak melakukan gerakan menelan. Gerakan menelan ini akan menyamakan tekanan udara pada telinga.

10. Melawan Stres dan Rasa Gelisah

Mengunyah permen karet adalah cara terbaik untuk melepas kebiasaan yang membuat seseorang senewen, misalnya menggigit kuku dan menggerakkan kaki. Biasanya kebiasaan itu disebabkan karena perasaan stres yang berlebihan. Ternyata mengunyah permen karet akan menurunkan kadar hormon pemicu stres, yaitu kortisol.

11. Membantu Menahan Air Mata Saat Mengiris Bawang

Bagi anda yang seringkali menangis saat mengupas bawang, maka cara yang bisa anda tempuh dan lakukan adalah dengan mengunyah permen karet. Dengan mengunyah pemen karet maka otot wajah anda akan teralihkan khususnya pada area mata anda. Oleh karena itu bagi anda yang seringkali menangis ketika mengupas atau memotong bawang cobalah untuk menguyah dan mengkonsumsi permen ketika proses mengupas sedang berlangsung.

12. Melatih Wajah

Jika anda menyukai permen karet, maka anda pasti sering kali mengkonsumsinya dan mengunyahnya berulang kali, bahkan anda juga pasti sering kali membuat gelembung dari permen karet untuk hiburan. Kegiatan mengunyah permen karet yang berlangsung terus menerus, maka cukup memberikan pengaruh terhadap otot wajah serta rahang anda. Dengan gerakan tersebut peredaran darah ke dalam otot-otot wajah anda akan meningkat dan memperkuat otot rahang anda.

13. Bikin Pintar

Tim peneliti menemukan fakta bahwa siswa yang mengunyah permen karet selama jam pelajaran matematika mempunyai skor yang lebih tinggi pada saat ujian matematika jika dibanding dengan siswa yang tidak mengkonsumsi permen karet.

Direktur eksekutif Wrigley Science Institute, Gil Leveille, memaparkan bahwa untuk pertama kalinya pihaknya mampu membuktikan bahwa siswa yang mengkonsumsi permen karet dapat menyerap pelajaran dengan lebih baik.

Nah, ternyata menelan permen karet bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan ya. Jadi jika sewaktu-waktu tanpa sengaja menelan permen karet, anda tidak perlu panik karena permen karet tidak akan menempel di usus anda seumur hidup. Tapi sebaiknya tetap berhati-hati ya ketika sedang mengunyah jenis permen yang satu ini.