Influencer Marketing, Strategi Baru di Dunia Pemasaran Digital

Bisa dikatakan kalau hampir setiap hari kita selalu dijejali berbagai macam iklan atau produk lokal ataupun internasional. Baik di televisi, radio, majalah hingga yang paling populer sekarang ini adalah sosial media. Yah, sekarang ini sosial menjadi salah satu alat bantu paling ampuh untuk mempromosikan suatu barang.

Hadirnya beragam platform sosial media yang terus berkembang menjadi salah satu strategi baru dalam dunia pemasaran yang lebih dikenal dengan sebutan digital marketing. Jika sebelumnya para produsen brand hanya mempromosikan kegiatan pemasarannya mereka dengan cara yang konvensional, maka kini seiring dengan perkembangan zaman, para pemasar pun dibuat menjadi wajib mengubah pola dan taktik marketing agar tak tergilas zaman dan mampu bersaing di pasar bebas dengan para kompetitornya.

Nah, salah satu taktik atau strategi yang dinilai sangat ampuh untuk memasarkan suatu produk di media sosial adalah melalui influencer marketing. Buat anda yang baru mendengar istilah tersebut atau anda yang justru ingin menjadi seorang influencer marketing, bisa simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Influencer Marketing?

Influencer marketing adalah cara promosi, pemasaran atau marketing yang menggunakan influencer di sosial media seperti Instagram, YouTube, Blog, Twitter dan lain sebagainya. Sedangkan Influencer sendiri adalah orang-orang yang punya followers atau audience yang cukup banyak di sosial media dan mereka punya pengaruh yang kuat terhadap followers mereka, seperti artis, selebgram, blogger, youtuber dan lain sebagainya.

Mereka disukai dan dipercaya oleh followers dan audience mereka sehingga apa yang mereka pakai, sampaikan atau lakukan bisa sangat menginspirasi dan mempengaruhi para followersnya, termasuk untuk mencoba atau membeli sebuah produk. Influencer marketing merupakan cara promosi yang efektif karena konsumen zaman sekarang sudah kurang suka terhadap iklan. Namun perhatian mereka sehari-hari berada di sosial media dan mereka suka melihat konten-konten menarik dari orang-orang atau influencer yang mereka follow.

Influencer marketing merupakan metode yang muncul atas kajian dari dan penelitian para ahli marketing dengan menunjuk orang-orang yang memiliki pengaruh diantara masyarakat yang dirasa dapat menjadi sasaran promosi dari brand tersebut. Metode ini merupakan strategi yang terbilang baru di dunia pemasaran digital pada ranah media sosial yakni sang influencer memerankan sebagai pembeli atau pengguna suatu brand yang mampu merepresentasikan tentang hal-hal positif yang dimiliki brand.

Seorang yang ditunjuk sebagai influencer dipilih berdasarkan keahlian, popularitas maupun reputasinya. Dengan menggunakan metode Influencer marketing suatu perusahaan (brand) akan lebih loyal kepada sang influencer dengan membangun hubungan lebih dalam dan tidak hanya sekedar meng-endorse saja namun lebih kepada informasi juga privilege terhadap produk baru serta proses dibelakang layar dari brand yang ia bawa.

Selanjutnya orang-orang yang ditunjuk sebagai influencer ini bertugas memengaruhi keputusan lingkungan terdekatnya (teman, keluarga, followers) untuk lebih mengenal sebuah brand yang dipasarkan lewat konten yang dibuat sendiri ataupun brand dalam postingan di berbagai platform media sosial pribadi yang dimiliki influencer tersebut dan berujung pada pembelian brand yang akan dipasarkan.

Seberapa Penting Peran Influencer Marketing Bagi Perusahaan?

Apa yang membuat belanja digital semakin besar? Jawabannya adalah perubahan pola hidup masyarakat. Yah, saat ini waktu menonton televisi sudah semakin berkurang, terutama di kalangan millenial. Perubahan ini terjadi seiring dengan semakin berkembangnya teknologi digital dan bertumbuhnya pengguna internet. Selain itu dengan menggunakan digital, perusahan akan semakin mudah untuk menggerakkan seseorang membeli produknya, baik orang yang telah menjadi konsumennya ataupun dalam menjaring konsumen baru.

Menurut data yang dirilis Gushcloud dalam Social Media Week 2017, belanja iklan digital di regional Asia Pasifik terus meningkat. Di Indonesia, belanja iklan digital pada tahun 2014 mencapai 0,53 miliar dollar AS dan diprediksi menjadi 3,99 miliar dollar AS pada 2018.

Dengan begitu pemanfaatan influencer marketing untuk beriklan di media sosial semakin diminati. Memang, influencer marketing memegang peranan penting dalam promosi. Tidak hanya mengiklankan produk, penggunaan influencer marketing efektif mendorong konsumen untuk membeli produk saat itu juga.

Sosial media e-commerce merupakan tempat yang sangat powerful sebagai tempat berjualan saat ini. Aplikasi seperti Facebook, Instagram dan Pinterest telah menciptakan tombol yang membuat seseorang bisa langsung membelinya saat itu juga. Saat ini 31 persen pengguna media sosial menggunakan platform tersebut untuk mencari barang yang ingin dibeli dan 56 persen konsumen follow akun sebuah perusahaan dengan tujuan untuk membeli.

Oleh sebab itu, perusahaan pun mencari cara bagaimana untuk melakukan penetrasi lebih dalam lagi ke pasar sehingga mereka semakin tergerak untuk membeli. Influencer marketing pun menjadi jawabannya. Influencer marketing adalah cara melakukan promosi di media sosial dengan menggunakan orang-orang berpengaruh di platform tersebut. Orang berpengaruh tersebut tak harus seorang selebriti yang lalu-lalang di televisi. Semakin banyak “orang biasa” yang berpengaruh di sosial media, biasanya ditandai dengan jumlah followers.

Perusahaan berbondong-bondong menggunakan influencer marketing karena memberikan sudut pandang lain. Saat ini orang lebih peduli terhadap persona, pada konten dibandingkan pada kesempurnaan yang biasa terlihat di iklan. Karena konsumen atau calon konsumen bisa relate dengan yang beriklan.

Bagaimana perusahaan menentukan influencer yang tepat bagi perusahaan? Perusahaan harus bertanya terlebih dulu kepada influencer tersebut mengenai data followers influencer yang dimilikinya. Baik dari usia, demografi, hingga lama menonton jika terkait dengan platform video seperti YouTube. Citra dari influencer juga penting untuk dilihat, apakah sesuai dengan citra yang ingin ditampilkan oleh perusahaan.

Perusahaan sendiri tak perlu membatasi diri pada manusia. Semakin banyak perusahaan yang menggunakan hewan sebagai influencer. Salah satunya adalah Mercedes Benz yang menggunakan Loki, anjing terkenal di dunia instagram. Jika menelusuri akun anjing tersebut, anda akan melihat banyak perusahaan yang diiklankan melalui foto dan video. Memang influencer marketing tak hanya berbicara masalah foto tetapi juga video. Ke depannya, video akan semakin penting dalam iklan digital karena lebih banyak cerita yang dapat disampaikan.

Manfaat Menggunakan Influencer Marketing

Setelah didapat beberapa fakta akan pentingnya influencer marketing maka selanjutnya adalah mengetahui manfaat jelas dari influencer marketing yang diketahui lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand. Selain itu metode marketing ini juga lebih mudah menjangkau konsumen yang ditargetkan atau juga dapat memilih target konsumen dengan lebih spesifik, tergantung pada pihak influencer (dari mana asalnya, seperti apa, siapa) yang dipilih oleh brand sehingga brand positioning menjadi lebih fokus.

Pada saat yang bersamaan, jika platform media sosial yang digunakan oleh influencer mencakup jangkauan luas, maka secara otomatis pemasaran brand juga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas menyesuaikan dengan media sosial tersebut.

Ada juga manfaat lain yang terkandung didalamnya seperti di bawah ini:

Hasil yang kuat

Berbagai strategi marketing yang berbeda dapat menjadi pertimbangan dan salah satu yang dapat anda manfaatkan adalah jasa influencer yang memang memiliki hasil yang kuat. Hasil yang diperoleh dengan memanfaatkan influencer marketing ini berbanding sekitar 1:5, dengan pengeluaran yang hanya sebagian saja dengan hasil yang dapat mencapai lima kali lipatnya. Influencer marketing merupakan strategi yang tepat jika anda ingin mendapatkan customer baru, bahkan lebih efektif dari email marketing dan cara organik.

Untuk membangun kepercayaan

Penggunaan influencer marketing di media sosial dapat membuat bisnis anda terlihat lebih memiliki kredibilitas. Mereka merupakan pengguna produk sama seperti target market anda dan mereka dapat menunjukkan adanya value dari bisnis anda lewat foto atau video yang mereka buat sebagai testimoni. Followers dari influencer marketing yang diajak berkolaborasi dengan bisnis anda dapat memperoleh perspektif yang baru mengenai brand anda. Dengan melihat produk berkualitas dipakai oleh idolanya, maka brand anda dapat menjadi produk acuan target market anda.

Mencapai target audiens yang diharapkan

Dengan memilih influencer marketing yang topik kontennya relevan dengan brand dan bisnis anda, secara otomatis anda menargetkan target audiens yang sesuai dengan brand anda, yang pasti mem-follow influencer tersebut karena menyukai konten yang diberikan. Hal ini dapat menjadi win-win solution, karena brand tidak menghabiskan energi dan sumber daya untuk menjangkau audiens dengan persona yang paling tepat. Anda bahkan dapat melihat langsung interaksi terhadap brand anda lewat komentar yang ditinggalkan di postingan yang dilakukan influencer marketing.

Menentukan ke mana target harus diarahkan

Influencer marketing berbeda-beda di setiap platform, sehingga anda dapat menargetkan pasar anda di platform yang berbeda dengan tepat. Platform yang paling efektif sekarang adalah Facebook, YouTube, Instagram dan Twitter. Sesuaikan platform yang ingin anda targetkan di sosial media dengan yang paling dapat mempromosikan brand anda dan merepresentasi bisnis anda dengan tepat.

Apa Yang Membuat Influencer Marketing Dilirik Sebagai Strategi?

Kira-kira sebenarnya apa sih yang membuat influencer marketing ini makin hangat untuk dijadikan topik dan strategi oleh para pemilik brand dalam strategi marketingnya? Ada beberapa alasan mengapa influencer marketing ini bisa dilirik sebagai salah satu strategi digital marketing.

Berikut di bawah ini adalah beberapa alasan yang membuat influencer marketing kerap dijadikan strategi dalam dunia pemasaran.

  • Mendorong ROI Yang Lebih Tinggi

Dalam studi Bloglovin, sebanyak 54 persen marketer menggunakan influencer marketing untuk menumbuhkan fans social media dan engagement mereka. Dan sebanyak 67 persen mengatakan bahwa strategi ini membantu mereka dalam menjangkau khalayak yang lebih tertarget.

Tak hanya itu saja tujuan dari penerapan strategi influencer marketing. Sebanyak 53 persen marketer menggunakannya untuk mendorong penjualan lebih banyak, sementara 47 persen menggunakan influencer marketing untuk mengarahkan traffic ke situs mereka.

  • Pesan Marketing Tersampaikan Secara Otentik

Diakui atau tidak, banyak brand yang mencoba mendikte influencer dalam mempromosikan produk atau layanan mereka. Padahal bila arahan ini tidak masuk akal, responsnya justru akan sangat buruk. Berbeda halnya, bila anda memberi influencer kontrol penuh untuk membuat konten secara otentik, mereka secara alami akan mengenalkan brand atau produk anda kepada audiensnya dengan hasil yang jauh lebih sukses.

Influencer bahkan dapat melibatkan penggemar atau followers dengan menjadi dirinya sendiri. Dengan konten otentik dan menarik, justru bisa dijadikan inspirasi oleh pengikutnya. Selain itu, influencer jauh lebih baik dalam membuat konten otentik karena mereka mengerti cara membuat konten yang disukai oleh audiensnya. Hal yang sama berlaku untuk kesuksesan monetisasi influencer ‘papan atas’ menghasilkan uang lebih banyak karena mereka dapat mengenalkan merek dengan cara yang otentik. Kampanye yang tidak otentik biasanya mendapat hasil yang kurang optimal.

  • Meningkatkan Sentimen Brand

Semua brand atau produk pasti akan selalu berusaha merebut hati konsumen dan menciptakan brand image yang positif. Makanya, tidak heran bila mereka bekerjasama dengan influencer untuk mempromosikan brand mereka karena influencer dapat meningkatkan sentimen positif. Menurut sebuah studi oleh Bloglovin disebutkan bahwa sebanyak 76 persen marketer merasa bahwa influencer marketing berhasil membantu mereka dalam meningkatkan brand awareness pada social media.

Untuk hasil terbaik, bekerjasamalah dengan influencer yang benar-benar percaya pada brand, produk atau layanan anda. Karena ketika seorang influencer benar-benar mencintai brand anda akan memiliki dampak yang jauh lebih besar pada bagaimana mereka menggambarkan anda dalam konten mereka. Hal ini tercermin dari konten influencer yang juga bisa dirasakan oleh audiensnya. Ketika influencer merasakan cinta pada produk atau layanan anda, maka audiens mereka akan belajar untuk mencintai brand anda juga.

Bagaimana Caranya Menjadi Influencer Marketing?

Memang maraknya media sosial membuat profesi youtuber atau influencer menjadi banyak digandrungi oleh orang-orang. Belum lagi profesi tersebut juga menawarkan peluang bisnis besar yang cukup menggiurkan. Hanya saja, untuk menjadi sosok yang diperhatikan dan diperhitungkan, tentu saja memerlukan pengikut yang tidak sedikit.

Lalu, kira-kira gimana sih caranya menjadi influencer yang baik dan bisa menarik perhatian brand-brand besar? Buat anda yang berniat menjadi influencer, berikut ini beberapa caranya:

Gunakan tools yang tepat untuk menambah followers

Apalagi sih yang bisa dilakukan untuk menambah followers? Tentunya adalah aktif berinteraksi di Instagram, seperti mem-follow, memberikan like atau komentar di postingan konten orang lain.

Pasti sulit ya. Kalaupun bisa, anda bakal butuh banyak waktu untuk melakukannya. Solusinya, manfaatkan tools yang namanya Instagress atau Celebgramme. Tools ini merupakan otomasi untuk melakukan follow, likes dan komen di setiap postingan para pengguna Instagram. Instagress maupun Celebgramme punya prinsip yang sama. Hanya saja Celebgramme dibuat sama orang Indonesia, jadi petunjuknya pun jelas.

Hindari beli followers

Jangan pernah tergiur untuk membeli followers bila anda ditawari oleh pihak-pihak tertentu. Anda nggak akan pernah tahu apakah followers-mu nanti adalah benar-benar orang yang suka dengan kontenmu atau enggak. Brand pun tahu mana followers yang beli dan mana yang organik. Malu dong pastinya, punya followers sampai 150k tapi setiap kali posting hanya di-like 20 orang.

Posting sponsor

Begitu influencer mendapatkan beberapa ribu pengikut asli, tentu saja dia bisa mulai melempar merek ke sponsor. Tempat ini dapat diisi konten yang dibuat oleh merek atau dia dapat membuatnya juga. Crowdtap adalah contoh bagus dari platform yang menghubungkan merek dan influencer. Jika bingung berapa biaya untuk setiap posting sponsor, bisa menggunakan Bluebook Sosial.

Ini adalah platform yang akan membantu menyelaraskan semua akun media sosial dan membuat proposal. Proposal ini dibuat dengan mempertimbangkan tingkat pengikut dan tingkat pengaruh influencer. Eleanor Pendleton, pendiri GRITTY, majalah kecantikan digital dan situs web adalah influencer yang terkenal. Dia sering menggunakan sponsor untuk mendanai majalahnya.

Keaslian

Merek-merek besar atau kecil bersedia membayar pada influencer di media sosial. Namun, mereka tidak akan membayar seseorang secara membabi buta. Memiliki sejumlah besar pengikut di media sosial tidak cukup untuk itu.

Dengan banyaknya alat dan trik yang tersedia, siapa pun bisa membeli pengikut di media sosial. Namun harus ingat, pengikut palsu tidak benar-benar tertarik pada kehidupan atau konten orang tersebut. Jadi tingkat pengaruhnya terhadap mereka akan sedikit. Sebagai gantinya, influencer harus bekerja untuk menumbuhkan pengikut dengan menggunakan kepribadian dan konten yang hebat.

Penting untuk menemukan ceruk yang sesuai dengan influencer tersebut. Jika seseorang bisa menceritakan kisah yang menarik kepada pengikutnya, kemungkinan besar dia akan memenangkannya.

Semakin otentik cerita, semakin banyak pengaruh yang bisa diberikan pada pengikut. Misalnya, Daily Dose, yang didirikan oleh Tim Karsliyev, adalah salah satu influencer terbesar bagi Instagram. Akun ini memiliki lebih dari satu juta pengikut yang diperoleh secara dominan melalui pesan motivasi.

Nah, mumpung peluang untuk mendapatkan uang melalui influencer marketing semakin besar, jadi buat anda yang ingin mencobanya, silahkan tuh. Jangan lupa juga ya untuk mengikuti cara di atas sebelum memulai menjadi influencer marketing.