Diplomasi Secangkir Kopi

Siapa yang tidak kenal dengan namanya Minuman berkafein yang disajikan dalam seduhan air panas dengan Aroma khas meliuk bersama kepulan sapa ini? Secangkir Kopi mampu mengusir Kantik, Meningkatkan Fokus, Menyegarkan Fikiran, Melecutkan Inspirasi dan membuat suasan cair. Secangkir Kopi bagi sebagian orang, Terutama pecinta kopi tidak hanya sekadar minuman, tetapi juga berguna sebagai Instrumen membangun koneksi, Mempererat pertemanan sekaligus alat diplomasi.

Lihatlah warung kopi kian menjamur. Dari kedai kopi pinggir jalan yang menjadi markas abag Becak, Supir angkot, Supir bus dan juga masyarakat mengengah kebawah, Hingga gerai-gerai kopi yang dikelola secara Modern seperti Starbucks, Nescafe, Dunkin Donuts yang biasa menjadi tempat Nongkrong Pebisnis, Pengusaha, Pejabat, Eksekutif muda dan kalangan berduit menengah keatas.

Aktifitas minum Kopi tidak lagi bermakna literal berupa menenggak seduhan air kopi panas dari cangkir atau gelas kedalam kerongkongan. Tetapi bermakna luas berupa Negosiasi, Diskusi, Membahas Kontrak bisnis atau membangun jaringan Network Building. Daalam taraf tertentu, mentraktir secangkir Kopi bisa menjadi modal untuk menawan seseorang demi memuluskan urusan penting. Mentraktir secangkir kopi bisa jadi awal mula Diplomasi dari mulanya cukup alot berubah menjadi lunak, Kompromistis dan melumer dalam pembicaraan akrab sambil menikmati secangkir Kopi.

Pamor Kopi tanah air

Pamor kopi tanah air naik Drastis. Apalagi setelah Waralaba gerai-gerai Kopi seperti Starbucks, Lavazza, Costa Caffee, Tim Horton dan Dunkin Donuts serta kopi dalam negeri seperti Torabika meramaikan pasar kopi Indonesia dan dunia. Minum kopi juga kian Praktis dengan adanya Kopi sachet yang dilengkapi Gula yang tinggal diseduh dengan air panas. Harganya juga amat terjangkau, hanya cukup membayar Rp 1000 dalam setiap pembelian 1 Sachet kopi.

Kopi Indonesia sudah lama menyuplai kebutuhan Kopi masyarakat Dunia. Terlebih lagi dengan Booming kopi luwak yang menjadi andalan Indonesia dan diburu pecinta kopi seluruh dunia dengan harga US$ 150 atau Rp 2juta/ 500 Gram. Produksi Kopi Indonesia sendiri pada tahun 2016 sebesar 650 ribu ton nomor 4 dunia setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia.

Kopi produksi Indonesia membanjiri cangkir Kopi dikedai-kedai kopi luar negeri. Contoh Kopi Jawa yang memenuhi cangkir Kopi di daratan Eropa terutama Belanda. Kopi toraja adalah kopi yang sangat digemari oleh masyarakat Jepang dan Amerika Serikat. Kopi gayo asal aceh juga menjadi salah satu kopi yang dicari masyarakat Amerika Serikat dan Eropa bahkan pernah menjadi salah satu kopi mahal diajang pameran Kopi di Portland, Oregon Convention Center, Amerika Serikat yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of Amerika (SCAA). Kopi Wamena dari Papua juga digemari di Amerika, Singapura, Jepang dan Australia. Masih banyak jenis Kopi Indonesia yang dipasarkan keluar Negeri dan digemari Masyarakat sana.

Pamor kopi Indonesia dimilai dari banyak aspek seperti Tekstur, Aroma, Cita rasa hingga After taste yang enak dilidah. Maka sangat strategis bila kopi tidak sekadar minuman semata, tetapi juga menjadi senjata ampuh untuk memuluskan berbagai kepentingan bangsa dan Negara.

Tidak ada salahnya pemerintah Indonesia dan kedutaan besar RI di berbagai negara seluruh dunia memanfaatkan diplomasi secangkir Kopi. Bukan rahasia umum banyak hal besar, Berat, Mencekam dapat diselesaikan lewat obrolan ringan dalam suasana cair sambil minum secangkir kopi. Diplomasi meja makan yang kerap dilakukan oleh Presiden Inmdonesia Jokowidododengan mengundang banyak pihak-pihak terkait duduk dalam satu meja makan bersama, bisa dipadukan dengan minum secangkir kopi produksi Indonesia.

Kopi mengandung Kafein. Zat ini mempercepat gerak sel-sel tubuh, Memunculkan perasaan segar, Mata terbuka, rasa kantuk hilang, Jantung berdetak lebih kencang, Tekanan darah naik, Otot-otot berkontraksi dan munculnya perasaan gembira. Secangkir kopi dapat membuat mata bergadang semalaman. Menikmati secangkir kopi dapat ditemani dengan roti, topik obrolan yang menarik serta teman mengobrol yang cocok.

Orang-orang yang stres, tertekan dan mempunyai banyak masalah, dianjurkan minum kopi agar pikiran tenang dan fresh. Mungkin saja daerha-daerah konflik diluar sana mungkin diakibatkan karena masyarakatnya kurang mengkonsumsi kopi. Itu asumsi belaka. Cobalah duduk santai, menikmati menikmati secangkir kopiu panas dan mendiskusikan beban masalah bersama teman atau dengan kepercayaan, Bukan mustahil solusi akan muncul dengan cepat.

Jadi, Banyak orang yang rela merogoh kocek dalam demi bisa ngopi di gerai-gerai Modern karena disana tidak cuma untuk menikamti secangkir kopi tetapi sekaligus membeli suasana. Tidak heran secangkir Kopi di gerai Modern bisa seharga Rp 25.000 hingga Rp 50.000. Suasana menikmati secangkir Kopi di gerai Modern tidak akan didapatkan dengan menyeduh kopio dirumah sendirian.

Maka tidak heran, Aktivitas meminum secangkir kopi dengan perlahan menjadi semacam gaya hidup Modern. Secangkir kopi sebagai pembuka hari, Secangkir kopi teman ngobrol dan diskusi bisa mendiplomasikan hal-hal penting dalam suasana cair dan Akrab.