Inilah Asal-Usul Dari Kertas Yang Perlu Diketahui

Pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana kata ‘kertas’ berasal? Asal usul kata itu memberi kita petunjuk tentang asal-usul kertas itu sendiri. ‘Kertas’ berasal dari ‘papirus’ yang biasa digunakan orang Mesir Kuno untuk menulis. Papirus bukanlah kertas seperti yang akan kita pikirkan saat ni tapi itu adalah sepupu yang sangat dekat. Papirus terbuat dari alang-alang yang tumbuh subur di sepanjang sungai Nil.

an paling awal diketahui dari Sumeria, yang berasal dari sekitar lima ribu tahun yang lalu dan disebut ‘runcing’. Orang-orang Sumeria menggaruk surat-surat mereka ke dalam lempengan tanah liat dengan tongkat tajam. Anda bisa membayangkan bahwa itu adalah proses yang sangat panjang dan sulit. Tablet itu berat dan mudah patah juga.

Di Inggris, Druid memiliki bentuk tulisan yang disebut ‘ogham’ yang biasa mereka ukir menjadi batu atau kayu. Sejak awal orang memiliki cara mudah dan lebih mudah untuk menulis sesuatu dan berbagi informasi. Sulit bagi sebagian besar dari kita untuk membayangkan seperti apa hidup itu sebelum kita memiliki ponsel dan komputer. Bayangkan seperti apa rasanya sebelum kertas. Jadi siapa yang menemukan kertas dan kapan?

  • Penemuan Kertas

Para arkeolog telah menemukan kertas paling awal yang dikenal untuk digunakan. Itu terbuat dari lap kain yang tertinggal dari industri tekstil di China awal dan berasal dari abad pertama atau kedua Masehi.

Tidak ada yang tahu nama orang yang pertama kali menemukannya tapi segera menjadi sangat populer. Itu ringan, halus dan bisa ditulis dengan tinta yang mengalir. Bisa juga dilipat dan digulung. Tiba-tiba, mungkin tidak hanya menulis dengan cepat tapi juga untuk mengirim tulisan dengan mudah dari jarak jauh, tidak mungkin benar-benar dengan batu besar dan tablet tanah liat. Dampak kertas pun meluas. Sungguh, kita bisa membicarakan revolusi kertas.

  • Penyebaran Kertas

Pada abad kelima Masehi, kertas banyak digunakan di Jepang tidak hanya sebagai bahan penulisan, tapi juga untuk membuat dinding dalam rumah dan karya seni seperti lukisan dan bunga kertas.

Seni origami yang merupakan seni melipat kertas untuk membuat bentuk binatang, bunga dan manusia, ditemukan di Jepang sekitar saat ini. Penggunaan kertas menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Di Asia dan Timur Tengah, kualitas pembuatan kertas diperbaiki dengan melapisi kain di pati. Ini membuat permukaan kertas jadi lebih halus dan lebih mudah untuk ditulis.

  • Pengembangan Kertas

Teknik pembuatan dan produksi kertas yang berkembang secara signifikan di Eropa dari abad ke-13 dan seterusnya. Salah satu perkembangan yang sangat penting adalah penggunaan roda air untuk menyalakan proses pembuatan kertas. Pabrik kertas hemat air kecil tapi efisien ini disebut pabrik kertas karena mereka menggunakan teknologi yang sebelumnya dikembangkan untuk menggiling jagung.

Di Spanyol dan Italia, pabrik kertas mampu menghasilkan banyak kertas berkualitas tinggi dengan sangat cepat. Hal ini membuat kertas lebih mudah tersedia dan lebih murah untuk dibeli. Segera setelah ini, perkamen dan papirus yang masih digunakan menjadi masa lalu.

  • Percetakan dan Uang Kertas

Mesin cetak mekanik pertama ditemukan pada tahun 1450 M oleh Johannes Gutenberg. Dia adalah seorang pandai emas Jerman. Ada upaya lain untuk membuat karya cetak, tapi penemuan Gutenberg yang membuat distribusi buku, pamflet dan barang cetakan lainnya yang tersebar luas dan hemat biaya akhirnya dimungkinkan.

Penyebaran kata-kata tercetak tersebut menyebabkan Renaisans di Eropa, periode sejarah dimana ada bunga pembelajaran sains dan seni. Pada tahun 1694, kertas koran pertama dicetak, bahkan uang yang dulu terbuat dari perak, emas atau tembaga, sekarang terbuat dari kertas.

  • Pembuatan Kertas Modern

Kertas terbuat dari kain tekstil sampai abad kesembilan belas ketika ada kekurangan kapas. Semua orang telah bergantung pada kertas untuk hampir semua hal mulai dari bank sampai ke kamar mandi sehingga perlu melakukan pencarian untuk bahan baru untuk membuat kertas.

Salah satu eksperimen pertama adalah dengan jerami tapi menghasilkan produk berkualitas sangat buruk. Akhirnya, ditemukan bahwa bubur kayu dapat digunakan untuk membuat kertas yang bagus. Kertas modern dibuat di pabrik-pabrik yang sangat mekanis dari bubur kayu. Pembuatan kertas modern menghabiskan banyak energi dan air setara dengan sekitar 20% biaya produksi.

  • Kertas dan Lingkungan

Mengingat bahwa kertas menggunakan begitu banyak energi, air dan tentu saja, pepohonan, metode baru telah dikembangkan untuk membantu melindungi lingkungan. Di seluruh dunia, jumlah kertas yang terbuat dari bahan daur ulang adalah sekitar 30% dari total produksi. Pemimpin dunia dalam daur ulang kertas adalah Inggris dimana 70% dari semua kertas yang dihasilkan dibuat dari kertas daur ulang.

Kertas bisa didaur ulang sampai tujuh kali sebelum serat menjadi terlalu rapuh. Pembuatan kertas modern juga menggunakan jerami serealia dalam campuran untuk mengurangi jumlah keseluruhan selulosa dari kayu yang dibutuhkan. Banyak hutan sekarang dikelola secara berkelanjutan. Ini berarti bahwa untuk setiap pohon yang ditebang, dua atau lebih ditanam untuk menggantikannya. Jenis pohon yang menghasilkan kertas terbaik adalah seperti cemara dan larch, yang juga tumbuh sangat cepat.

Di hutan-hutan yang lebih dan lebih banyak pohon tidak pernah ditebang sama sekali. Metode panen ayng digunakan disebut coppicing. Dengan menggunakan metode ini, hanya bagian dari pohon yang ditebang, memungkinkan tanaman untuk tumbuh kembali.

Kertas sebenarnya adalah salah satu bahan paling penting di dunia saat ini. Kita bisa menggunakannya untuk banyak hal. Berapa banyak yang dapat Anda pikirkan tentang kertas itu? Apakah Anda pikir akan ada saatnya kita tidak membutuhkan kertas lagi?