Mengenal Lebih Dalam Cracked Heel Serta Cara Mengatasinya

Mungkin sebagian orang pasti pernah ngalami yang namanya tumit pecah-pecah, meski jarang keluar rumah. Tumit pecah-pecah ini adalah masalah kulit yang paling umum yang menyebabkan kulit menjadi kering dan akan semakin parah jika kulit disekitar pinggiran tumit menjadi tebal (callus/kalus).

Penyakit kulit yang satu ini juga nggak bisa dianggap remeh karena selain mengganggu kesehatan, tumit pecah-pecah juga dapat mengganggu penampilan anda. Bahkan tak jarang juga penyakit ini sulit untuk dihilangkan, banyak yang mengidap penyakit ini, kewalahan dalam hal pengobatannya. Nah, sekarang artikel ini bakalan ngebahas bagaimana cara mengatasi tumit pecah-pecah (cracked heel), berikut ini adalah solusinya:

Mengenal Cracked Heel

Banyak orang yang menganggap bahwa penyakit kulit yang satu ini sebagai masalah kosmetik. Padahal ketika kulit tumit pecah, akan membuat celah dan retakan yang semakin dalam. Dan sangat mungkin kulit menjadi berdarah, bahkan dapat juga menjadi infeksi. Biasanya tumit retak terlihat kering, berkalus tebal, berwarna kuning hingga cokelat gelap, celah yang terlihat sangat jelas.

Gejalanya

Melakukan perawatan kaki adalah tindakan awal ketika mulai merasakan beberapa gejalanya, sehingga bisa lebih berhati-hati dan bisa mencegah agar tak menjadi semakin parah. Berikut tanda gejala awal masalah ini:

Kulit merah dan bersisik

Ini seringkali menjadi salah satu gejala awal tumit kering dan pecah-pecah, jika diabaikan, kondisi ini bisa semakin memburuk. Kulit kering juga menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan penting untuk segera diatasi.

Kulit mengelupas

Pengelupasan kulit adalah gejala umum yang mengikuti gejala pertama. Kulit mengelupas dan mulai pecah-pecah adalah tanda bagi anda untuk segera melakukan langkah penghentian. Anda jangan pernah mencoba untuk menarik potongan-potongan kulit kering ini karena bisa merusak kulit yang masih melekat.

Kulit gatal

Kulit yang terasa gatal disebabkan karena menyusutnya lapisan kulit bagian atas yang kering. Penyusutan yang berlebihan ini akan menyebabkan peregangan pada kulit bagian bawah dan sekitar daerah yang terkena, yang menyebabkan ketidaknyamanan dan gatal. Anda harus membuang lapisan atas kulit yang mati sebelum anda melakukan pengobatan untuk tumit kering dan pecah-pecah.

Perdarahan

Pendarahan atau keluarnya cairan dari retakan pada tumit adalah masalah yang sangat serius karena hal ini menunjukkan bahwa keretakan sudah menembus lapisan bawah jaringan. Celah-celah di tumit ini akan meningkatkan risiko terjadinya infeksi kulit di daerah ini. Memakai sepatu yang tertutup tanpa kaus kaki karena tumit kering dan pecah-pecah hanya akan lebih meningkatkan risiko infeksi dan jamur karena sepatu yang tertutup akan memberikan ruang yang baik bagi pertumbuhan jamur dan infeksi.

Penyebabnya

Umumnya orang yang mengalami penyakit ini, dimana kulit akan menebal di sekitar tumit kemudian pecah ini biasanya dikarenakan faktor mekanik, dimana meningkatnya tekanan di daerah tumit tersebut. Misal, cara seseorang berjalan. Namun selain itu, berikut ini juga menjadi faktor dalam penyakit ini:

  • Berdiri terlalu lama, terutama pada lantai yang keras.
  • Kelebihan berat badan akan meningkatkan tekanan pada bantalan lemak normal di bawah tumit dan menyebabkannya meluas ke samping.
  • Sepatu yang pada bagian tumitnya terbuka, memungkinkan lemak di bawah tumit meluas ke samping dan meningkatkan tekanan untuk retak.
  • Beberapa kondisi medis seperti; predisposisi kulit kering, neuropati otonom, misal pada penderita diabetes menyebabkan kurang berkeringat, tiroid menurunkan tingkat metabolisme tubuh dan pengurangan keringat, hal ini akan mengarah pada kekeringan di kulit.
  • Penderita psoriasis dan eksim.

Cara Mengobati

Sebenarnya banyak sekali cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan kulit pecah-pecah ini dan bahkan ada banyak cara tradisional yang sangat ampuh untuk mengatasi tumit pecah-pecah, berikut cara tradisionalnya:

Mentimun

Gunakan mentimun agar dapat menghilangkan tumit yang pecah-pecah, dengan cara menghaluskan timun, lalu gunakan dengan untuk memijat tumit. Buah mentimun adalah buah yang kaya akan air dan dipercaya dapat melembabkan tumit pecah-pecah dan bahkan dapat menghilangkan.

Jeruk nipis

Tak hanya mentimun, jeruk nipis juga dapat melembabkan dan dapat menghilangkan tumit pecah-pecah. caranya mudah kok! Cukup pilih jeruk nipis yang sudah tua dan kemudian di belah lalu kamu oleskan pada bagian tumit yang pecah-pecah.

Pisang

Gunakan buah kuning yang satu ini juga bisa kok untuk menghilangkan tumit kamu yang kering dan peca-pecah. Karena pisang memiliki vitamin C yang dapat berguna untuk memberi vitamin pada tumit kamu yang kering. Caranya juga mudah cukup haluskan pisang, kemudian oleskan dan pijat di bagian yang pecah-pecah. Setelah itu bilas dengan air dingin

Air mawar dan gliserin

Air mawar yang di campurkan dengan gliserin ini memiliki manfaat yang sangat manjur untuk mengatasi tumit yang pecah-pecah. Cukup dengan oleskan pada bagian kaki yang kering dan pecah-pecah seblum tidur dan saat akan pergi keluar dengan kaki polos.

Untuk kalian yang ngalami penyakit ini sebaiknya nggak perlu panik karena sudah ada cara mudah untuk menghilngkannya dan kalian sudah dapat tampil dengan menggunakan sendal, tanpa ada yang namanya cracked heel.