Kepopuleran Artis Cilik Dunia Yang Berujung Tragis

Dunia Intertaiment tentunya gak akan pernah lepas dari aksi artis-artis cilik yang mampu membuat penonton terkagum-kagum dengan kepiawaian akting mereka. Bahkan tak sedikit artis cilik yang bahkan memiliki kepopuleran dan pendapatan melebihi artis dewasa. Akan tetapi kepopuleran dan pendapatan yang mereka miliki belum tentu membuat mereka bahagia, bahkan ada artis cilik yang mengalami kisah hidup sangat tragis dan artikel ini bakal merangkum beberapa artis cilik yang memiliki kehidupan tragis:

Jackie Cogan

Mungkin banyak yang asing dengan nama Jackie Cogan, namun artis cilik yang pernah meroket ditahun 1920 ini adalah orang yang memicu hollywood untuk memberlakukan aturan perlindungan artis cilik terhadap eksploitasi dari orangtuanya atau lebih dikenal dengan “coogan act”.

Memulai karir di tahun 1920, namun namanya semakin melambung ketika membintangi film klasik Charlie Chaplin yang berjudul The Kid pada tahun 1921. Mulai dari situ nama Jackie semakin meroket hingga muncul ide ayang nya untuk membuat rumah produksi atas nama putranya tersebut. Tak berselang lama Jackie pun di kontrak oleh MGM dengan gaji 500.000-1.000.000 US dollar pertahunnya dan ditambah lagi dengan bonus untuk setiap film yang ia mainkan.

Karena Jackie mampu menghasilkan banyak uang yang melimpah membuat ayah dan ibu Jackie menjadi lepas kendali dan terus mengeksploitasi anaknya. Bahkan mereka menggunakan uang kerja keras anaknya untuk berpoyah-poyah. Sepenuhnya uang yang dimilliki oleh Jackie dibawah kekuasaan ayahnya.

Seiring bertambahnya usia membuat popularitas Jackie semakin menurun dan di usia Jackie 21 tahun ayahnya meninggal secara mendadak dan kemudian seluruh uang Jackie berpinda alih kepada ibunya, karena Jackie di anggap masih belum bisa memegang kendali uang.

Bukan malah merawat anaknya, ibu Jackie malah mengusir anak semata wayangnya tersebut dan hanya memberi Jackie uang 1.000 Dollar untuk bertahan hidup. Untungnya Jackie bertemu dengan orang yang prihatin dengan kondisinya dan membantu dirinya untuk membuat gugatan terhadap ibunya agar mengembalikan uang miliknya. Persidangan perebutan harta tersebut berjalan begitu pelik, karena ibu Jackie yang telah menuduh bahwa Jackie bukanlah anak yang baik.

Beruntung majelis hakim tidak mempercayai keterangan yang diberikan ibu Jackie dan meminta ibu Jackie untuk mengembalikan uang tersebut, namun karena sudah berpoya-poya dengan pacar barunya ibu Jackie hanya memberikan 126.000 dollar dari semula yang masih 250.000 Dollar, jumlah itu memang tidak sebanding dengan penghasilan Jackie selama ini menjadi artis cilik yang bisa mencapai jutaan dollar.

Anissa Jones

Anissa Jones merupakan artis cilik yang terkenal lewat perannya sebagi seorang anak yatim lucu bernama buffy dalam serial tv berjudul Family Affair di tahun 1960. Dalam masa keemasannya, hari-hari Anissa dipenuhi dengan kegiatan promosi produk dan menjadi bintang iklan. Bahkan ia juga harus bekerja seminggu penuh.

Namun kepopuleran yang ia miliki tak bertahan lama, tepatnya di tahun 1971 acara Family Affair yang menjadi andalannya tiba-tiba saja berhenti tayang karena rating yang semakin jeblok, dari situ Anissa tidak pernah mendapatkan tawaran syuting lagi.

Kemudian ia dan keluarganya memutuskan untuk menjalani kehidupan normal dan Anissa pun kembali menjadi gadis biasa dan bersekolah di sekolah umum. Di usia 18 tahun Anissa mulai berhak untuk memegang uang hasil kerja kerasnya selama menjadi artis, namun usianya yang masih terbilang muda ini membuat dirinya berubah, semula ia adalah anak yang rajin dan kemudian ia berubah menjadi gadis yang suka mabuk dan ia juga menjalin hubungan dengan pria pengangguran yang hanya ingin menguras uangnya saja.

Yang paling mengenaskan adalah Anissa ditemukan meninggal akibat overdosis obat-obatan terlarang di rumah temanya pada saat usia 18 tahun.

Heather O’Rourke

Dikenal sebagai “Gadis Poltergeist”, Heather O’Rourke sudah menjadi bintang sebelum ia masuk sekolah dasar. Ia “ditemukan” oleh sutradara kawakan, Steven Spielberg untuk bermain dalam beberapa film sebelum akhirnya ia terkenal saat bermain di film horor, Poltergeist.

Saat pengambilan gambar film Poltergeist III yang diproduksi tahun 1988, O’Rourke mengeluhkan bahwa tubuhnya tidak sehat dan dokter mengatakan ia hanya terkena flu. Padahal kaki, pipi dan tangannya membengkak. Kemudian ia didiagnosis mengalami penyakit peradangan usus.

Selama pengambilan gambar, O’Rourke tak pernah mengeluh sakit kepada siapa pun. Suatu pagi, O’Rourke tidak bisa menelan sarapannya dan ujung-ujung jarinya berwarna kebiruan. Ketika akan bersiap ke dokter, O’Rourke pingsan di dapur hingga ambulans datang dan membawanya ke rumah sakit. Di meja operasi, dokter menyatakan O’Rourke meninggal karena serangan jantung di usia 12 tahun.

Judith Brasi

Mungkin kisah yang dialami oleh Judith Brasi lah yang paling tragis, memiliki wajah imut membuat Brasi laris manis mendapatkan peran di beberapa jumlah film dan iklan. Saking populernya ia telah tercatat telah membintangi lebih dari 70 iklan.

Kepopuleran yang dimiliki oleh brasis membuat orang cemburu padanya, mirisnya orang yang cemburu terhadapnya adalah Jozsef Barsi yaitu ayahnya sendiri. Jozsef mulai berlaku kasar terhadap istri dan anaknya, puncaknya ketika anak dan istrinya ingin pergi ke Bahama untuk syuting film Jaws The Revenge, entah alasan apa saat itu Jozsef marah dan menodongkan pisau ke putrinya.

Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 27 July 1988, ia melenyapkan anak dan istrinya sebelum akhirnya ia juga bunuh diri dengan pistol.

Itulah beberapa kisah tragis yang dialami para bintang cilik dunia.